Agustus 06, 2011

Sejarah Kocak Tentang Rokok

Pada jaman dahulu kala di sebuah kerajaan nikotin yang bernama Cigarilos, hiduplah seorang raja bernama Minak Djinggo. Raja yang memimpin dengan adil dan bijaksana ini mempunyai seorang putri yg cantik jelita, namanya Sri Wedari. Suatu ketika putri sedang bermain di Long Beach, tiba-tiba datanglah segerombolan koboi Marlboro di bawah pimpinan Mr. Brown. Koboi-koboi itu lalu menculik sang putri. Beberapa waktu kemudian sang raja menerima surat ancaman dari sang koboi yang isinya: "Wahai raja, kalau putrimu ingin selamat, anda harus menebus dengan uang sebesar US$555 juta. Kami tunggu anda di Gudang Garam di negeri Kansas. Jika anda tidak mau memenuhi permintaanku, maka kami akan menusuk putrimu dengan Djarum Super sampai Bentoel Bentoel !!!. Rajapun menjadi geram, sehingga diadakanlah sayembara untuk mencari pendekar yang dapat menyelamatkan sang putri. Singkat cerita terpilihlah pendekar Sampoernadengan senjata pamungkasnya Gentong !!! Sang pendekar rupanya pernah berguru dengan seorang suhu dari negeri Tiongkok, bernama Djie Sam Soe dan dia mempunyai PRINSIP "kalau bisa nomor 1 buat apa 2,3,4. sang pendekarpun pergi menyeberangi lautan dengan kapal U.S.A Kennedy dengan nakodanya Marcopolo menuju medan laga untuk menyelamatkan sang putri. Sebelum berangkat sang pendekar mohon pamit "Wis mi lak suhu" kata sang pendekar. Dijawab oleh suhu "Get lucky Strike muridku". Sang rajapun berucap untuk sang pendekar "Losta Masta". Dengan mengendarai Mustang serta semangat kepahlawanan yang besar di bukit DUNHILL akhirnya sang pendekar berhasil meyelamatkan sang putri. Raja sangat gembira dan kemudian diadakanlah pesta semalam suntuk di restaurant LA Light. Pada saat makan malam berlangsung sang raja menghampiri sang pendekar yang sedang murung. Raja berkata, wahai pendekar,ini Bukan Basa Basi Lho !!, pesta ini diadakan khusus untuk merayakan kegagahberanian anda, mengapa malah murung??? bukankah pendekar pernah bilang "Asyiknya rame-rame!!!" Pendekarpun menjawab "Pria Punya Selera". Lalu apa maumu, tanya sang raja. Dijawab oleh sang pangeran "Minta Manohara Dong !!

SUMBER

0 komentar:

Poskan Komentar