Agustus 27, 2011

AMOR with Teacher

Sebelum kenaikan kelas , anak-anak AMOR emang udah pada rencana mau foto bareng guru-guru . Dan akhirnya kesampean juga walaupun gak semua guru bisa kita ajak foto bareng , yahhh se-enggaknya dapet kan hihi :D

okee ini beberapa foto kita anak-anak AMOR bareng beberapa guru yg berhasil kita ajak foto :


- ini sama  Pak Kukuh - Guru Seni Musik  kita :)



- kalo yg ini sama  Pak Arif - Guru Olahraga  :)



 - yg satu ini kita foto sama Pak Asroni - Guru Agama :)



 and the special one with Wali kelas tercinta Bu Endro - Guru Adm. Transaksi :*




- dan yg terakhir ini foto bareng kedua guru Peralatan Bisnis & Komunikasi Bisnis : Bu Sugi & Bu Taty :)



kalo aja bisa foto sama semua guru pasti postingannya gak akan sependek ini hehe :D

6 Tanda Cowo Serius Suka Sama Kamu


Ketika kita sedang dekat dengan seseorang, terkadang timbul rasa penasaran, "Apakah dia sungguh-sungguh menyukai saya?" Sangat wajar jika Anda tidak mau terjebak pada cinta yang bertepuk sebelah tangan, karena sungguh mengecewakan jika kita sudah terlanjur menganggap seorang pria menyukai kita, tapi pada kenyataannya tidak.

Bagaimana mengetahui tanda-tanda seorang pria mencintai kita dengan tulus? Seperti dilansir All Women Stalk, jika seorang pria melakukan tujuh hal ini pada Anda, kemungkinan besar dia serius menyukai Anda!

1. Menelepon Anda Kapanpun dia Sempat
Jika seorang pria menyukai anda, ia tidak akan bosan untuk menghubungi Anda kapanpun dia sempat. Dalam arti lain, ia ingin menelepon dan berbicara, untuk mendengar suara Anda sesering mungkin.

2. Sering Mengomentari Akun Social Media Anda
Anda memiliki Facebook, Twitter, Google+ atau social media lainnya? Pastikan Anda sudah terhubungkan dengan dia untuk tahu perasaan si dia yang sebenarnya. Jika pria tersebut sering mengomentari, memberi 'likes' atau perhatian apapun pada status atau foto Anda, berarti dia punya perhatian lebih dan ingin selalu berkomunikasi dengan Anda sebisa mungkin.

3. Mengingat Apapun yang Anda Katakan
Ia mengingat apapun yang Anda katakan, bahkan dari hal kecil sekalipun. Misalnya, jika Anda mengatakan kalau memiliki alergi pada makanan tertentu, maka di pertemuan berikutnya, ia tidak akan memesankan makanan itu ketika sedang makan di restoran. Ia tahu bacaan dan musik favorit Anda, kemudian menjadikannya sebagai Ring Back Tone di ponselnya. Itu tandanya ia memperhatikan dan benar-benar menyukai Anda!

4. Memiliki Alasan untuk 'Bersentuhan'
Apakah dia sering memegang tangan Anda ketika menyeberang, merangkul bahu atau mengusap rambut Anda? Jika ya, ini merupakan tanda lain dia menyukai Anda. Seseorang akan berusaha sedekat mungkin dan menyentuh orang yang disukainya, untuk membangun ikatan emosional sebelum ia menyatakan cinta.

5. Sering Ketahuan Sedang Memandangi Anda
Sering memergokinya diam-diam sedang memandangi Anda? Jika dia langsung memalingkan wajahnya dan tersenyum malu, berarti kemungkinan besar dia menyukai Anda. Saat bersama orang yang disukainya, pria biasanya memilih duduk berhadap-hadapan dengan wanita tersebut agar ia bisa 'puas' memandangi tanpa membuat si wanita merasa risih.

6. Tak Segan Mengenalkan Anda pada Orang-orang Dekatnya
Dia sering mengajak Anda pergi untuk bertemu dengan teman-teman, keluarga atau teman kerja. Itu adalah tanda bahwa ia ingin memperkenalkan Anda agar orang-orang tahu siapa wanita yang sedang dekat dengannya. Juga, dengan membuat teman-temannya tahu, dia bisa menanyakan pendapat mereka tentang Anda. Berharap saja, Anda mendapat 'review' positif dari mereka. 

Cara Melupakan Mantan Pasangan

 



PUTUS cinta memang menyebalkan. Namun masih ada yang lebih buruk, bagaimana bisa melupakan mantan.

Begitu putus, tetap saja Anda menyelidiki kehidupan mantan. Mengintip Facebook, terus mengamati akun Twitter-nya, sampai mencari tahu dengan siapa dia menjalin hubungan.

Tidak gampang memutuskan hubungan dengan pasangan, apalagi yang sudah cukup lama pacaran.

Menurut Rebecca Gladding, MD, penulis buku You Are Not Your Brain, jika Anda mengatasi periode pascaputus dengan cara yang tepat, Anda mampu melupakan si dia lebih cepat, bahkan bisa menggandeng pacar baru lagi dalam waktu singkat –tanpa harus melewati hari demi hari penuh penyesalan dan air mata.

Anda yang memutuskan hubungan, berarti Anda lebih mudah melupakan si dia. Belum tentu. Meski tahu dia bukanlah pasangan yang tepat untuk mendampingi Anda, tidak semudah itu melupakan mantan pasangan.

“Mengingat hasrat diproses di bagian lain dalam otak –tidak menjadi satu dengan bagian rasional, jangan heran jika Anda bertindak tanpa mempertimbangkan tujuan jangka panjang,” cetus Rebecca.

Terlepas dari alasan putus, perpisahan memicu niat yang amat besar untuk segera mengisi kekosongan yang ditinggalkan. Putus-sambung dengan si mantan, atau langsung menanggapi siapa saja yang menggoda menjadi pemandangan biasa. Padahal ada cara yang tepat untuk melupakan si mantan dan siap menjalin hubungan baru. Caranya?

1.    Ikuti aturan 30 menit. Begitu terpikir untuk menghubungi mantan, Anda tahu sepertinya Anda kangen dan ingin bertemu. Tapi mungkin saja Anda a) kesepian atau b) bosan.

“Jika Anda menghentikan kebiasaan ini dan sempat memikirkannya lagi, Anda akan bisa membedakan hasrat ingin bertemu atau sekadar bosan,” kata Rebecca.

Gunakan aturan 30 menit. Ketika keinginan untuk mengirim SMS, menelepon, atau menemui dia begitu besar, lakukan sesuatu untuk mengalihkan perhatian, seperti joging atau mengintip blog favorit. Sepertinya sederhana, namun setelah setengah jam memikirkan hal lain, Anda tak lagi ingin menghubungi si mantan.

“Keinginan itu hanya sekelebatan saja, dan Anda bisa tetap di lintasan yang benar jika bisa mengalihkan perhatian,” lanjut Rebecca.

2.    Kenali pemicunya (hmm, Facebook?). “Kebanyakan wanita punya keinginan yang spesifik –sesuatu yang akan memicu ingatan dan kembali memikirkan si mantan,” jelas Rebecca.

Luangkan waktu untuk memikirkan dan mengenali perilaku seperti apa yang membuat Anda merasa kelimpungan –sampai-sampai terus mengamati wall Facebook si mantan, mendengarkan lagu-lagu favorit Anda berdua, kembali ke restoran tempat mantan biasa membawa Anda—dan ambil tindakan. Mungkin ini berarti memblok post mantan di Facebook untuk sementara waktu atau membuang segala macam benda yang berkaitan dengannya ke tempat sampah.

“Kalau baru putus, Anda masih rapuh dan emosional,” ungkap Rebecca.

“Membuang segala macam yang berkaitan dengan si mantan akan membantu Anda melupakan kepiluan.”

3.    Hubungi sahabat Anda. Salah satu pengalih perhatian terbaik? Tak lain obrolan panjang dengan sahabat. Masalahnya, curhat seperti ini bisa saja malah jadi bumerang. Jika tak terkendali, malah arahnya kepengin balik lagi.

“Pasti menyenangkan punya teman yang bisa memahami apa yang terjadi, tapi beda jika dia mendukung Anda yang terobsesi dengan mantan. Terus saja membicarakan mantan dengan menggebu-gebu, mencari berita paling anyar tentang dirinya. Jarang sekali setelah curhat begini Anda merasa lebih baik dengan status lajang,” kata Rebecca mengingatkan. “Anda pada akhirnya menanyakan kabar mantan, ingin tahu apakah dia sudah punya pacar baru, dan sebagainya.” Jadi jangan lupa untuk curhat kepada orang yang tepat. Orang yang bisa mengendalikan pembicaraan dan tetap fokus pada hal-hal di luar si mantan.

4.    Buat daftar. Cari dan ketahui 3 alasan utama Anda lebih baik tanpa mantan alias sendirian ketimbang meneruskan hubungan dengannya.

Apakah itu karena dia tidak cocok dengan keluarga Anda, dia tak pernah bisa mendukung Anda, atau karena dia tak punya selera film yang sama. Menarik melihat hubungan Anda dengannya dengan kacamata baru. Tapi ingat, ini pandangan yang realistis.

“Begitu Anda punya kesempatan melihat dalam kerangka yang lebih besar, Anda akan lebih memahami apa yang terjadi sebenarnya. Anda tak akan berkeinginan untuk kembali menjalin hubungan dengan mantan yang jelas tidak tepat untuk Anda,” pungkas Rebecca.

SUMBER