Tampilkan postingan dengan label hubungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hubungan. Tampilkan semua postingan

Agustus 27, 2013

Aku tak boleh lagi menunggumu :)

Selamat pagi, selamat siang, selamat malam dan selamat apapun disaat kamu membacanya. Jika kemarin aku sempat lebih mampu mengungkapkan perasaanku dengan mudahnya di segala sosial media yg aku punya, mungkin kini aku akan mencoba untuk lebih bisa memendamnya sendiri. Tak usah engkau tau, tak usah engkau mengerti dan terimakasih atas kepekaanmu selama ini, yg aku kira kamu tak pernah punya rasa peka dalam hatimu namun sebenarnya kamu tau . Maaf telah mengganggumu, dengan keluhan-keluhanku yg selalu aku bagi. Karena kamu juga yg mengajariku untuk dapat membaginya, karena kamu bilang itu akan terasa lebih menyakitkan jika dipendam sendirian. Kemudian aku membaginya dan semua terlihat begitu salah di matamu.
Apakah kamu tau? Bahwa yg terjadi padaku saat ini, yg kamu lakukan padaku sekarang ini adalah hal sungguh paling wanita hindari. Jarang wanita yg punya cukup keberanian untuk mengungkapkan perasaannya, apalagi jika perasaannya di iringi dengan penantian yg begitu panjang. Kamu tau kenapa? Karena jawaban dari sebuah penantian itu tak selalu manis sayang, tak selalu sesuai dengan keinginan wanita itu sendiri. Banyak wanita yg lebih memilih untuk memendamnya, atau cukup memberikan kode-kode yg dia rasa mampu membuat lelaki yg di tunggunya mengerti daripada harus mengungkapkannya dan jadinya yaa... seperti sekarang ini. Aku tak menyebutnya sia-sia, karena aku percaya bahwa semua yg terjadi di dunia ini tak ada yg sia-sia, di balik sebuah peristiwa pasti Tuhan punya rencana untuk hamba-Nya.
Aku bukan wanita yg cukup tegar untuk bisa dengan cepat menganggap semua ini baik-baik saja. Tentu, ini masih jadi luka bagiku. Setelah luka lalu saja belum sempat kamu sembuhkan, dan kini aku harus terluka lagi. Sebenarnya apa yg salah dengan diriku, kenapa akhirnya aku lagi yg seperti ini. Ah sudahlah, tak ada habisnya berbicara soal ini. Intinya, aku kecewa tapi aku tak bisa memaksakan perasaan orang lain untuk ini. Kita punya jalan masing-masing, tak ada yg tau ujungnya. Jika Tuhan telah menciptakan jalan untuk kita dengan ujung yg sama pasti kelak kita akan bertemu lagi. Aku tak akan mengucapkan “selamat tinggal” , ingat kan petikan lagu ini “wherever you are, I never say good bye” hehe aku masih senang mendengarkannya. Dan aku juga masih berusaha untuk melafalkan part bahasa jepang di lagu ini dengan baik.

Terimakasih :’)

Juli 22, 2013

Maafkan aku memberimu 'Harapan Palsu'

“Cinta itu harusnya kamu jadiin tujuan, bukan cuma persinggahan.”
Kata-kata itu kian mengendap di otakku, kata-kata dari seorang gadis manis di masa lalu yg beberapa waktu lalu sempat kembali menghiasi hari-hariku.

Semenjak 3 tahun lalu aku meninggalkannya, dia masih rajin menyapaku dan aku pun kerap menegurnya. Sesekali terbesit perasaan menyesal pernah menyakitinya, namun perasaan itu begitu mudahnya sirna. Kini dia kembali hadir, lebih tepatnya aku yg mengusiknya dan memaksanya untuk kembali menyentuh kenangan kita. Beberapa waktu lalu entah kenapa aku merasa begitu merindukannya, merindukan saat-saat bersamanya yg tak begitu aku ingat. Hingga aku seakan memintanya untuk kembali bersama, aku tak yakin dengan itu semua yg aku tau saat itu aku benar-benar ingin membuatnya kembali disini denganku.
Hari-hari berlalu dengan perhatiannya yg selalu menghangatkanku, dia masih seperti dulu. Sosok gadis manis yg paling mengerti aku, yg paling mampu menerima segala sifatku. Meski aku sering mengabaikannya, dia tak pernah berhenti mewarnai hariku. ‘Yuna’ , sebut saja dia Yuna dan aku sendiri Aldi.

Begitu singkatnya perasaanku, aku mulai jenuh. Entah apa yg membuatku merasa seperti itu... Yuna kembali menjadi sosok yg asing bagiku, meski dia masih setia menemani tengah malam hingga pagi ku melalui susunan huruf dalam kalimat yg terkadang membuatku tersentak. Dia sering menyisipkan tanya dalam canda yg mampu membuatku sedikit merenung, ‘apakah benar aku mempermainkan perasaannya’. Bukan hal yg mudah untuk bertahan dalam sebuah pengabaian yg terus aku lakukan, sementara dia tetap saja setia.
Aku mengerti dia begitu berharap akan kembalinya ‘kita’. Apa yg sesungguhnya aku lakukan? Terus mengulur waktuku tanpa tau kapan aku benar-benar bisa menemuinya. Ya, aku pernah menjanjikan sebuah pertemuan yg sampai saat ini belum kesampaian.


Aku kejam? Aku memberinya sebuah harapan kosong? Aku tak bisa berkata ‘iya’ atau 'tidak' atas itu semua. Maafkan aku atas semua ini, terus memberikanmu harapan yg tak pasti.

Juni 21, 2013

Dua minggu lalu.

Entah sampai kapan aku bisa bertahan
Untuk selalu tersenyum ketika menerima pesan darimu
Untuk selalu setia mendengar ceritamu, sementara kamu tak bicara sedikitpun tentangku
Untuk selalu merasakan rindu ...

Bukan tentang seberapa sering kamu ada untukku
Tapi tentang bukti dari setiap kata-katamu dua minggu lalu
Aku bilang harapanmu palsu !
Tapi kamu menolak aku berkata begitu
Aku menulis ini sembari sesekali mengusap air mataku
Yang entah mengapa begitu saja mengalir dipipiku

Aku harap angin mampu sampaikan ini padamu, ketika kamu terlelap
Angin hembuskan setiap kata ini dalam mimpinya
Agar ketika ia terbangun, ia menyadarinya

20 Juni 2013, 00.03

Juni 17, 2013

Semua ini tentang kamu ...

Aku suka tengah malamku, ketika ku temukan alasan untuk sekedar begadang bersama ribuan kata dan rasa yg bergejolak. Berkirim pesan singkat, simple memang tapi aku memaknainya dengan dalam. Ketika orang lain lebih memilih tertidur pulas bersama mimpi-mimpi mereka. Aku disini masih terbangun dengan bahagia, mencoba memecah keheningan malah bersamamu dalam untaian kata yg kadang hanya sekedar canda tawa, namun bagiku ini bukan hal biasa...ini berarti.

Setiap hari aku selalu menanti malam hanya untuk ini, untuk sekedar tau bagaimana keadaanmu dan ceritamu yg sering kamu bagi denganku. Lewat tengah malah obrolan kita terkadang semakin hangat namun juga sering menjadi singkat.

Sebenarnya aku ingin tau bagaimana sesungguhnya ekspresi wajahmu ketika menerima balasan pesanku, apakah sama denganku? Balasan pesan berwarna biru, sengaja ku beri warna berbeda agar lebih bermakna bahwa itu kamu. Aku selalu menunggu, bahkan hingga berjam-jam pesan itu tak kunjung datang. Hmmm aku harus bergelut dengan kegalauan dihatiku, hanya karena kamu tak membalas pesanku? Iya. Entah mengapa segala hal tentangmu begitu mudahnya membuatku resah, aku juga tak mengerti mengapa bisa se-peka ini jika menyangkut kamu.

Mereka bilang aku stalker handal? Apakah sehebat itu? Haha... Sungguh ini sebenarnya menyakitkan, namun kenapa aku masih saja bertahan dengan julukan itu. Mencari tau tentangmu dari segala sisi membuatku semakin sakit hati, ini tidak membuatku kapok sama sekali.

Berhenti berbicara tentangmu mungkin terlalu sulit untukku, maaf jika aku harus menggenggammu se-erat ini. Aku hanya tidak ingin kehilangan kamu lagi :')

***

Desember 16, 2011

7 Tips Kencan Lagi Setelah Pacaran Bertahun-tahun Putus

Mulai berkencan pasca putus cinta dari hubungan yang telah berlangsung lama memang sulit. Perceraian atau pacaran yang lama membuat seseorang lupa bagaimana proses kencan yang natural dan wajar. Namun hal ini perlu dilakukan agar Anda bisa melanjutkan hidup. Berikut langkah yang harus diperhatikan saat memulai kencan seperti dikutip dari allwomenstalk.

1. Jangan Terlalu Detail
Kencan pertama harus menjadi menyenangkan, bukan proses wawancara kerja. Jangan langsung berbagi pengalaman hidup yang begitu mendetail, terutama soal hubungan yang baru saja berakhir. Buatlah obrolan sederhana yang umum, menyenangkan dan sopan.

2. Jangan Berpura-pura
Menjadi diri sendiri adalah hal yang terbaik saat berusaha membuka diri. Mungkin Anda merasa ingin memulai lembaran baru dengan sifat yang lebih baik, namun jangan sampai berpura-pura. Cintailah diri sendiri terlebih dahulu. Jika kenalan Anda tidak bisa menerima Anda apa adanya, berarti dia bukan orang yang tepat.

3. Tips dari Teman
Istilahnya, setelah lama menjalin kasih dengan mantan kekasih, Anda menjadi 'karatan' untuk urusan kencan. Anda terlalu lama berada dalam hubungan yang aman sehingga tidak memikirkan lagi kompetisi asmara. Mengobrol dengan teman dekat adalah jalan terbaik untuk mendapat kritik dan saran bagaimana memulai kencan setelah lama tidak melakukannya.

4. Eksperimen
Salah satu hal tersulit dari proses kencan adalah mengetahui karakter dan segala permainan yang harus dijalani. Jangan anggap pertemuan sebagai hal yang serius. Anggap saja Anda menemui teman baru yang mungkin bila cocok bisa menjadi kekasih. Jangan berharap banyak, anggaplah hal ini sebuah eksperimen dimana Anda mempelajari karakter pria yang berbeda-beda.

6. Lakukan yang Dirasa Benar
Buatlah diri senyaman mungkin. Jangan memaksakan diri jika si dia membuat diri Anda tidak nyaman. Sudahilah kencan jika ia memang tidak belaku sopan ataupun dirasa tidak ada kemistri. Sampaikan baik-baik bahwa Anda bisa menjadi teman yang baik.

7. Jangan Terburu-buru
Jangan bertingkah seperti orang yang dikejar deadline dan terburu-buru untuk segera mendapat pacar baru. Nikmatilah momen berkenalan dan menghabiskan waktu bersama orang yang Anda sukai. Jangan sampai mengulang kesalahan yang sama hanya karena merasa kesepian.

source : wolipop.com

3 Tanda Anda Salah Pilih Pacar

Terkadang wanita tidak mengetahui bahwa mereka sedang menjalin hubungan yang salah. Mungkin Anda sudah merasakannya dan telah memiliki intuisi, namun banyak dari wanita yang masih mempertahankan hubungan.

Tidak pernah bertengkar atau tidak meributkan sebuah masalah bukan berarti hubungan Anda merupakan hubungan yang baik untuk diteruskan. Ada faktor lain yang mendukung bahwa dia bukan orang yang tepat bagi Anda. Seperti dilansir dari She Knows, inilah tiga tanda Anda salah memilih kekasih.

1. Memiliki Tujuan Hidup yang Jauh Berbeda
Ada yang bilang, perbedaan semestinya bukan menjadi masalah, justru dapat melengkapi. Namun jika perbedaan terlalu jauh dan menyangkut prinsip hidup Anda maka akan sulit untuk disatukan. Misalkan saja, si dia tidak ingin punya anak setelah menikah nanti atau dia ingin pindah ke kota lebih kecil karena tidak tahan dengan tekanan di ibu kota. Sedangkan Anda ingin segera memiliki anak setelah menikah dan Anda ingin mengembangkan karir, sehingga tidak mungkin untuk ikut pindah ke kota kecil. Hal-hal serupa yang membuat hubungan sulit untuk bisa sukses. Mungkin pada awalnya Anda dan si dia tidak mempermasalahkannya, namun waktu terus berputar dan keputusan harus segera dibuat. Bagus jika kedua pasangan bisa berkompromi, jika tidak? Maka hubungan akan sulit dipertahankan.

2. Tidak Pernah Bicara dari Hati ke Hati
Saling berbagi tentang impian dan cita-cita merupakan momen paling membahagiakan. Ketika Anda dan si dia tidak pernah tahu apa yang diinginkan kekasih, begitu pun sebaliknya maka Anda berada dalam hubungan yang salah. Ini bukti Anda ataupun si dia tidak menganggap penting dan tidak mengizinkan dia ataupun Anda masuk ke kehidupan yang lebih dalam.

3. Tidak Menyukai Keluarga atau Teman-teman Anda
Tentu hubungan tidak akan berjalan sempurna ketika si di tidak menyukai keluarga dan teman-teman Anda. Ketika diajak berkumpul dengan mereka, si dia menolak mentah-mentah. Padahal keluarga serta sahabat Anda merupakan orang penting di hidup Anda. Hidup pun terasa semakin lengkap jika kekasih dan sahabat bisa berkumpul bersama. Untuk itu, jangan habiskan waktu Anda hanya untuk membujuknya agar mau menerima keluarga dan teman-teman Anda.

source : wolipop.com

5 Masalah Komunikasi yang Sering Terjadi dalam Percintaan

Dalam setiap hubungan asmara, pasti pernah diwarnai dengan pertengkaran, salah paham, bahkan saling menyakiti. Setiap masalah dalam percintaan selalu ada jalan keluarnya, namun tak sedikit pasangan yang berakhir dengan putus.

Salah satu penyebab hubungan asmara tak berjalan mulus, adalah kurangnya komunikasi yang baik antara masing-masing pasangan. Janelle Alex, seorang konsultan dari Inward Oasis, mengemukakan masalah komunikasi yang sering terjadi dalam percintaan dan solusi mengatasinya, seperti dilansir All Women Stalk.

1. Kurangnya Komunikasi
Rutinitas Anda dan pasangan seringkali membuat kualitas maupun kuantitas komunikasi berkurang. Seringkali aktivitas Anda berdua lebih sering dihabiskan di kantor dan saat ada waktu senggang, baik Anda maupun pasangan sudah cukup lelah dan memilih beristirahat saja di rumah. Percaya atau tidak, ketika terus terjebak dalam rutinitas seperti ini, hubungan Anda dan pasangan bisa semakin renggang. Ketika mulai menyadari sedang berada dalam kondisi seperti ini, sebaiknya Anda segera benahi semuanya dan temukan waktu untuk bercengkerama bersama pasangan agar hubungan kembali harmonis.

2. Menghindari Masalah
Menghindari pembicaraan tentang sebuah masalah yang sedang dihadapi dengan pasangan, bisa menjadi penyebab Anda berhenti bicara dengannya. Pembicaraan yang membuat Anda merasa tidak nyaman, seringkali mendorong Anda untuk membangun dinding pemisah yang menjadi jarak antara kalian berdua. Awalnya Anda mungkin merasa nyaman dengan situasi ini, tapi sebaiknya jangan dibiarkan terlalu lama karena hal ini bisa membuat hubungan memburuk. Hadapilah masalah tersebut, jangan didiamkan. Bicarakan baik-baik dengan pasangan dan carilah jalan keluar bersama sehingga masalah selesai dan hubungan kembali membaik.

3. Interupsi
Apakah Anda sering memotong pembicaraan saat sang kekasih sedang menyuarakan pendapatnya? Menurut Janelle, menginterupsi pembicaraan orang adalah tidakan yang tidak sopan, karena menunjukkan kurangnya perhatian, tidak ada rasa hormat bahkan kurangnya rasa percaya Anda terhadap lawan bicara. Sebaiknya, biarkan pasangan menyelesaikan kata-katanya tanpa ada sedikitpun interupsi. Jika Anda memang tidak punya banyak waktu untuk mendengar seluruh omongannya, katakan padanya untuk berbicara di lain kesempatan saat Anda dan dia sedang tidak sibuk.

4. Salah Paham
Seringkali apa yang Anda bicarakan tidak sesuai dengan apa yang diterima oleh pasangan, begitu juga sebaliknya. Hal ini memicu timbulnya salah paham yang berakhir dengan pertengkaran. Walaupun bicara secara langsung, salah paham bisa saja terjadi. Untuk menghindari hal ini, Janelle menyarankan untuk mengulang kata-kata pasangan yang Anda tidak yakin akan maksudnya. Begitupun ketika Anda merasa mengatakan hal yang kurang jelas artinya, pastikan untuk menjelaskan kembali agar kesalahan dalam penerimaan komunikasi tidak terjadi.

5. Merasa Selalu Benar
Ketika Anda bertengkar dengan pasangan, seringkali komunikasi menjadi ajang kompetisi untuk menemukan siapa yang benar dan salah. Sebaiknya, komunikasi menjadi jembatan untuk menemukan sebuah solusi, bukan malah menjadi ajang dominasi. Cobalah untuk melihat kembali apa yang menjadi masalah Anda berdua. Kemudian, lihat masalah tersebut dari perspektif Anda maupun pasangan. Carilah letak ketidakcocokan dalam masalah itu dan secara bersama-sama mencari solusinya. Tidak ada yang menang dan yang kalah, kualitas komunikasi Anda berdua lebih penting daripada itu.

source : wolipop.com

4 Hal yang Penting Dilakukan Saat Tahu Kekasih Selingkuh

Anda merasa hubungan dengan kekasih baik-baik saja, tapi tiba-tiba Anda mendapati pesan teks mesra di ponselnya, atau melihat dia bergandengan tangan bersama wanita lain. Kesal, marah dan sakit hati sudah pasti Anda alami saat tahu dia telah berselingkuh.

Tapi, apa yang sebaiknya dilakukan begitu tahu kenyataan menyakitkan itu? Ada empat hal yang sebaiknya Anda lakukan pertama kali begitu tahu perselingkuhan si dia, seperti dilansir She Knows.

1. Tarik Napas Dalam-dalam
Ketika Anda mengetahui bahwa pasangan telah berselingkuh, mungkin Anda akan syok, marah dan kesal. Hal pertama yang harus dilakukan adalah; tarik napas dalam-dalam dan keluarkan secara perlahan. Lakukan ini beberapa kali, cara ini akan membuat Anda lebih tenang, sehingga emosi tidak meledak-ledak dan membuat Anda bertindak gegabah.

Dengan cara ini, Anda juga dapat lebih efektif menghilangkan kepanikan. Menurut Sharon Rivkin, penulis 'Breaking the Argument Cycle: How to Stop Fighting Without Therapy', "Bila Anda tidak bernapas dalam-dalam, otak Anda akan kekurangan oksigen dan membuat Anda mengambil keputusan yang buruk."

2. Hadapilah Dia
Ketika mengetahui bahwa si dia selingkuh, Anda harus menghadapi kenyataan dan menyelesaikan masalah dengannya. Diam saja tidak akan menyelesaikan masalah dan membuat Anda merasa lebih baik, tapi justru bisa memperkeruh seuasana. Langkah paling tepat adalah merunut kembali hubungan Anda dan si dia sebelum perselingkuhannya terbongkar. Siapa Anda, bagaimana Anda mengetahui bahwa si dia selingkuh, seperti apa hubungan Anda dengan si dia, dan sebagainya. Semua itu akan menjadi faktor yang menuntun Anda untuk memutuskan apa yang ingin Anda lakukan setelah Anda telah menemukan bahwa pasangan selingkuh.

 "Seluruh dunia Anda hancur berantakan, seperti mengalami bencana alam atau gempa bumi, jadi lakukanlah apa yang naluri Anda katakan. Tapi jangan menghakimi dan jangan keras kepala," tambah Sharon.

3. Berpikir dengan Logika
Meskipun Anda sedang mengalami krisisnya suatu hubungan, kehidupan tetap harus berjalan. Anda tetap harus pergi bekerja, mengerjakan tugas-tugas kantor, hang out bersama teman, dan kegiatan lainnya yang tidak melibatkan sang kekasih.

"Tidak ada yang mudah, merasa kewalahan adalah normal, tetapi jangan biarkan perasaan tersebut mengganggu kehidupan Anda sehari-hari, terutama jika Anda sudah memiliki anak," terang Sharon.

Jika kesedihan dan rasa putus asa sudah tak bisa dibendung lagi, saran Sharon, segeralah cari orang untuk berkeluh kesah. Tumpahkan rasa kesal Anda di depan sahabat atau keluarga yang memahami Anda. Ingat, Anda berada dalam suasana hati yang krisis, jadi lebih baik mencari bantuan sementara.

4. Ajukan Pertanyaan
Setelah Anda dihadapkan dengan masalah perselingkuhan, berjuta pertanyaan pasti akan membanjiri pikiran Anda, seperti; 'Mengapa aku tidak tahu?', 'Mengapa aku tidak percaya intuisi?' atau 'Mengapa ini terjadi?'.

Ajukanlah pertanyaan itu kepada pasangan atau orang yang bersangkutan dengan perselingkuhan. Dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan tersebut, sedikit banyak bisa membantu menyembuhkan pikiran Anda. Karena pertanyaan dan jawaban dari mereka merupakan langkah pertama untuk mengetahui apa yang terjadi pada hubungan Anda. Sangat penting untuk melihat sejarah bagaimana pola hubungan Anda dengan si dia, kapan memulainya kepercayaan antara satu sama lain, dan kapan mulai memahami satu sama lain.

source : wolipop.com

6 Cara Mencegah Pertengkaran Dalam Hubungan Asmara

Jakarta - Hubungan asmara bisa saja berjalan tidak sehat. Biasanya, hubungan yang tidak sehat ditandai seringnya bertengkar. Pertengkaran, bisa berujung pada kekerasan fisik dan psikis.

Tentu Anda tidak ingin berada di dalam hubungan yang mengerikan seperti itu. Untuk itu, sejak awal membangun hubungan, lakukan cara-cara pencegahan agar hubungan berjalan mulus. Seperti apa? Ini dia 6 cara yang dapat menghindari hubungan dari pertengkaran.

1. Olahraga Bersama
Selain memberikan kesehatan fisik, olahraga bersama dapat mendekatkan hubungan Anda dan si dia. Selain itu, olahraga juga baik untuk mengatur emosi menjadi lebih stabil. Latihan fisik seperti jogging atau yoga sangat disarankan untuk pasangan.

2. Bertukar Peran
Anda mungkin sering kesal karena si dia telat menjemput atau si dia sering meminta Anda untuk memasakkannya, namun Anda sendiri jarang punya waktu. Sesekali sediakan waktu untuk saling bertukar peran. Anda yang menjemput si dia dan si dia yang memasakkan Anda makanan. Dengan begini Anda dan pasangan sama-sama merasakan peran yang sering dijalankan, sehingga dikemudian hari Anda dan si dia dapat mengurangi keluhan-keluhan.

4. Membagi Pembayaran
Pria tidak harus selalu membayar saat kencan, begitu pun dengan wanita yang tidak boleh terus memaklumi jika pria tidak pernah membayar atau membelikan sesuatu untuk Anda. Selalu pria yang mengeluarkan uang atau wanita yang membiayai pria, lama-kelamaan bisa membuat hubungan tidak sehat, pasangan pun bisa merasa tidak nyaman.

Untuk itu, membagi tagihan saat makan di resto tidak menjadi masalah dalam hubungan asmara di zaman modern saat ini. Situasi lainnya adalah si dia yang membayarkan Anda makan dan Anda yang membelikan tiket nonton bioskop. Intinya, keadilan dalam finansial selain menghindari menghindari masalah keuangan di kemudian hari, Anda pun akan terhindar dari cap 'cewek matre' oleh pasangan.

5. Tidak Selalu Mengatakan 'I Love You'
Mengatakan ungkapan sayang memang harus dilakukan oleh setiap pasangan, namun kata-kata manis seharusnya tidak diungkapkan setiap saat. Mengapa? Jika Anda mengatakan 'i love you' setiap selesai berbicara di telepon, atau setiap SMS maupun chatting dengan pasangan, tentu makna 'aku cinta kamu' itu tidak lagi terlalu berarti. Pernyatan 'i love you' paling tepat diungkapkan saat Anda benar-benar merasakannya dan dalam keadaan romantis.

6. Memisahkan Diri dari Pasangan
Hubungan yang terlalu intim yang terkadang membuat hubungan terasa hambar dan lebih mudah bertengkar. Untuk menjaga hubungan tetap harmonis dan terhindar dari kebosanan sebaiknya tetaplah menjaga jarak. Tidak melulu malam minggu Anda dan pasangan bersama, jika si dia ingin menghabiskan waktunya dengan teman-teman prianya sebaiknya diperbolehkan. Begitu pun dengan Anda yang tetap menjaga hubungan dengan teman-teman Anda.

source : wolipop.com

Manfaat 'Break' Dalam Hubungan Asmara

Jakarta - Dalam menjalani hubungan asmara, seringkali kata break menjadi momok bagi Anda maupun pasangan. Tapi sebenarnya ada beberapa manfaat yang Anda dapat dari masa kritis tersebut.

Setiap hubungan pasti mengalami masalah yang rumit. Putus bukanlah jalan satu-satunya dalam menyelesaikan masalah. Dalam masa-masa genting tersebut 'break' merupakan keputusan yang tepat untuk diambil.

Dalam masa 'break' Anda dan pasangan tidak perlu melakukan kontak agar bisa saling fokus berintropeksi diri dan meredam emosi. Seperti dilansir All Womens Talk, ini dia lima manfaat 'break' dalam hubungan asmara.

1. Memberikan Ruang
Adakalanya hubungan yang sangat intens membuat Anda dan pasangan hampir tidak mempunyai waktu untuk diri sendiri. Selama masa break, ada sebuah jarak antara Anda dan pasangan sehingga masing-masing individu memiliki sedikit ruang yang membebaskan Anda berdua untuk beristirahat sejenak dari kebosanan maupun kepenatan hubungan yang selama ini terjalin.

2. Mengenal Diri Sendiri
Alasan break terkadang untuk membuat diri bisa lebih baik lagi. Ya, tentu saja dalam ma sa kesendirian yang sementara tersebut, Anda punya cukup banyak waktu untuk mengoreksi diri Anda sebagai seorang individu bebas, bukan individu yang terikat. Anda bisa mengoreksi kekurangan-kekurangan Anda dan membenahi diri sehingga Anda akan lebih mengenal bagaimana karakter Anda yang sesungguhnya.

3. Menjadi Lebih Tenang
Pertengkaran hebat dengan pasangan membuat Anda tertekan dan emosi. Selama break, Anda bisa berhenti sejenak dari keributan yang memakan banyak energi tersebut. Anda dapat memikirkan kembali tentang masalah yang Anda hadapi dan menjadi lebih tenang. Break juga dapat menghindarkan dari pertengkaran yang lebih hebat.

4. Waktu Untuk Mengukur Kecocokan
Mungkin selama ini Anda ragu tentang hubungan asamara Anda, apakah harus dilanjutkan atau memutuskan jalinan hubungan. Ketika Anda dan pasangan berpisah untuk waktu yang cukup lama, inilah saat yang tepat untuk membuat keputusan tersebut. Jika Anda merasa lebih nyaman dan bahagia dengan kesendirian Anda, mungkin Anda memang perlu untuk mengakhiri hubungan Anda. Tapi jika Anda merasa membutuhkan si dia lebih dari saat Anda bersamanya, mungkin memperbaiki hubungan antara Anda dan pasangan adalah keputusan yang terbaik.

5. Mencari Apa Yang Anda Mau
Break bisa Anda manfaatkan untuk mencari apa yang sesungguhnya Anda inginkan dari pasangan. Apakah Anda ingin hubungan yang lebih serius, atau Anda lebih tertarik bertemu orang baru atau justru Anda mempunyai tujuan masing-masing yang saling bertentangan. Carilah apa yang sebenarnya Anda inginkan sehingga ketika jeda ini berakhir Anda bisa membuat keputusan yang sesuai dengan hati nurani Anda.

6. Membuat Prioritas
Mungkin alasan Anda dan pasangan break adalah untuk sama-sama memahami apa yang menjadi prioritas Anda berdua. Mungkin saja Anda ingin melanjutkan sekolah, sementara pasangan Anda ingin menikah. Jika memang Anda dan psangan masih bisa kompromi dengan prioritas masing-masing, maka hubungan ini bisa diteruskan. Jika memang Anda berdua tidak menemukan jalan tengah, coba pikirkan kembali apa yang menjadi prioritas hidup Anda saat ini dan ke depannya.

7. Memastikan Perasaan
Bisa saja Anda break dengan pasangan karena bosan atau justru tidak lagi merasakan cinta dalam hubungan tersebut. Terpisahnya Anda dan pasangan akan memberikan jeda pada perasaan Anda berdua. Bila ketidakhadirannya membuat Anda rindu dengan apa yang telah Anda lewati dengan pasangan, mungkin Anda hanya jenuh dengan rutinitas yang itu-itu saja. Jika ternyata selama tidak bertemu dengannya membuat Anda merasa lebih baik dan perasaan Anda semakin hambar, bisa saja memang sudah tidak ada cinta di antara Anda.

Ingat, break bukan berarti putus. Ini adalah saat untuk mengoreksi kesalahan dan keinginan masing-masing individu. Secara umum, break terjadi karena kejenuhan, keragu-raguan, dan kurangnya cinta antara Anda dan pasangan. Dan pada masa ini, Anda bisa menemukan hal-hal apa saja yang terlewat dari hubungan tersebut. Walaupun tak jarang break menjadi awal berakhirnya sebuah hubungan, tapi break dapat memberikan dampak positif ke hubungan Anda karena setiap orang perlu waktu untuk sendiri.

source : wolipop.com

4 Tempat yg Seharusnya Tidak Dikunjungi Saat Kencan

Jakarta - Kencan bisa menjadi jembatan untuk membuat hubungan semakin dekat. Namun sebelum memilih baju atau make-up yang akan digunakan ketika kencan nanti, pikirkan tujuan yang akan menjadi tempat kencan Anda nantinya.

Tempat kencan dapat mendukung proses kedekatan itu sendiri. Namun, tempat kencan juga bisa menggagalkan kencan. Untuk itu, demi keberhasilan, sebaiknya hindari tempat-tempat berikut ini, seperti dilansir Elle Kanada.

1. Tempat yang Membuat Anda Tidak Nyaman
Seperti restoran yang semua makanannya tidak cocok di lidah Anda. Misalkan saja restoran Thailand, di mana Anda tidak suka dengan segala jenis makanan di sana atau kafe yang hanya menjual alkohol sedangkan Anda tidak suka minuman keras. Untuk itu pilihlah tempat yang Anda nyaman berada di sana agar suasana bisa mendukung.

2. Pergi ke Sebuah Tempat yang Anda Sukai
Tentu Anda akan merasa nyaman ketika berkencan di tempat yang Anda sering kunjungi. Namun, sebaiknya jangan pilih tempat yang menjadi favorit Anda. Apa alasannya? Anda tidak akan tahu kencan bisa berjalan mulus atau tidak, jika tidak maka bisa menjadi masalah ketika dia juga menyukai tempat favorit Anda tersebut. Anda akan sering bertemu dengan si dia, tentu tempat favorit Anda itu tidak akan senyaman seperti dulu lagi.

3. Tempat yang Selalu Anda Kunjungi Dengan Mantan
Sekalipun suasana resto yang sering Anda kunjungi dengan mantan sangat nyaman, namun sebuah kuputusan yang salah jika Anda mengajak teman kencan Anda untuk datang ke resto tersebut. Anda bisa menjadi galau dan tidak fokus karena kenangan-kenangan lalu kembali menghampiri Anda. Buruknya lagi, Anda bisa bertemu dengan mantan kekasih yang sedang berkencan dengan wanita lain.

4. Tempat Nongkrong Anda Bersama Teman-teman
Setiap jumat malam Anda sering pergi ke sebuah kafe tertentu bersama teman-teman Anda, di sana juga merupakan tempat nongkrong favorit teman-teman Anda. Untuk itu sebaiknya Anda tidak memilih tempat kencan, di mana Anda akan bertemu dengan banyak teman Anda. Ketika Anda banyak menyapa dan berbincang-bincang dengan teman Anda, maka sikap Anda tersebut bisa membuat si dia merasa canggung dan tersisihkan, apalagi ada teman yang bergabung di meja Anda.

source : wolipop.com

5 Hal yang Harus Dirahasiakan dari Kekasih

Jakarta - Keterbukaan kepada pasangan merupakan salah satu kunci langgengnya hubungan asmara. Tapi bukan berarti Anda harus mengumbar berbagai hal hingga yang terkecil dan sangat pribadi.

Terlalu terbuka justru bisa membuat hubungan diwarnai cekcok dan ketegangan. Menurut Marti Olsen Laney, PsyD, penulis 'The Introvert and Extrovert in Love', tetap menjaga privasi akan menghasilkan hubungan asmara yang sehat.

"Beberapa hal mungkin bisa menyakiti hati pasangan, jadi akan lebih baik jika Anda merahasiakannya demi keharmonisan hubungan," tambah Marti.

Apa saja hal-hal yang sebaiknya dirahasiakan dari kekasih? Cosmopolitan Amerika merangkum lima hal yang menurut ahli paling penting untuk dirahasiakan saja.

1. Hubungan Masa Lalu
Para pria mungkin akan bertanya tentang hubungan asmara kekasihnya di masa lalu, tapi bukan untuk tahu seberapa mesra atau romantis cinta mereka di saat itu. Yang sebenarnya ingin pria dengar adalah, bahwa dia jauh lebih baik dari mantan kekasihnya tersebut.

Saat pria bertanya tentang kisah cinta Anda, jawablah sesingkat mungkin. Katakan bahwa yang penting untuk dibahas adalah hubungan Anda dan si dia yang sekarang, bukan masa lalu.

2. Cara Anda Mengeluarkan Uang
Selama Anda tidak berbagi keuangan atau punya rekening bersama (karena berencana untuk menikah), pasangan tidak perlu tahu bagaimana Anda menghabiskan uang, apalagi jika Anda penggila belanja. Pria akan stres jika tahu Anda sering membeli baju atau sepatu yang menurut mereka kurang penting.

Ketika si dia memuji baju baru Anda, jangan ceritakan di mana Anda membelinya, merek atau seberapa mahal harganya. Jika dia bertanya, cukup katakan bahwa harga baju itu tidak lebih mahal dari smartphone yang baru saja dia beli.

3. Pandangan Anda Tentang Keluarga Si Dia
Ingat, selama Anda masih berpacaran, membicarakan hal-hal negatif tentang keluarganya adalah 'tabu' yang bisa merusak hubungan asmara. Walaupun menurut Anda ibunda sang kekasih sangat menyebalkan, tetap simpan perasaan itu dalam hati.

Begitu Anda berpendapat sesuatu yang negatif tentang keluarganya, dia akan merasa Anda membuatnya harus memilih antara keluarga atau kekasihnya. Jika memang sikap keluarganya membuat Anda tidak nyaman, hindari berada di dekat mereka sebisa mungkin.

4. Ada Pria Lain yang Menyukai Anda
Anda sudah pasti mencintai kekasih, tapi bukan berarti tidak bisa sedikit 'bermain mata'. Kagum pada pria lain boleh-boleh saja, asalkan tidak kebablasan.

Tahu bahwa masih ada pria lain yang tertarik pada Anda rasanya menyenangkan, tapi berkata terus terang pada kekasih tentang hal itu hanya akan membuatnya cemas dan ragu akan hubungan kalian. Terlebih lagi, Anda bisa menyebabkan perkelahian antara dua pria. Simpan saja perasaan tersanjung itu dalam hati.

5. Perasaan Anda tentang Hadiah yang Diberikannya
Pria suka memberikan hadiah untuk membuat kekasihnya senang. Tapi kadang mereka tidak tahu barang seperti apa yang disukai, sehingga memberi hadiah yang salah dan akhirnya tidak terpakai.

Saat si dia memberikan hadiah yang tidak Anda suka, jangan perlihatkan kekecewaan Anda atau secara terang-terangan menolaknya. Rasa kecewa dan sakit hati pasti akan menghantuinya. Tetap tersenyum dan ucapkan terima kasih. Bagaimanapun juga, itu merupakan bentuk perhatian dari si dia.

Agar sang kekasih tidak selalu memberi barang yang 'tak berguna', biarkan dia tahu apa yang Anda suka. Ajak dia ke toko pakaian favorit Anda, atau tunjukkan kalung yang sudah lama Anda inginkan.

source :  wolipop.com

4 Penyebab Utama Kekasih Cepat Bosan

Jakarta - Setiap pasangan dapat merasakan jenuh dalam menjalin hubungan asmara. Tak terkecuali pasangan Anda. Banyak faktor yang membuat si dia cepat merasa bosan pada wanitanya.

Salah satu penyebab pria cepat bosan adalah jika kekasihnya sangat posesif dan terlalu mengatur kehidupannya. Jika Anda tidak merubah sikap Anda, maka dapat berujung pada perpisahan.

Selain posesif ada beberapa hal lainnya yang membuat pria jenuh. Seperti dirangkum All Womens Talk empat hal inilah penyebab utama pria cepat bosan.

Terlalu Posesif
Tanpa sadar wanita sering terlalu posesif pada kekasihnya. Posesif bisa disebabkan karena rasa cemburu yang berlebihan dan ketakutan jika kekasihnya tidak mencintainya lagi. Ketakutan tersebut menyebabkan seseorang selalu ragu dengan kesetiaan pasangannya dan berusaha mengontrol pasangannya. Seperti sering melarang si dia pergi bersama teman-temannya.

Mungkin pada awalnya si dia menuruti Anda ketika dia tidak diizinkan pergi. Namun jangan pikir dia akan terus bisa menuruti Anda. Lama-kelamaan dia bisa bosan dan kesal dengan sikap Anda. Jika hubungan ingin langgeng, berhenti mengekangnya dan buang rasa curiga yang terlalu berlebihan padanya.

Tidak Menjaga Penampilan
Pada awal pendekatan dan awal pacaran dulu, Anda pasti sangat menjaga penampilan di hadapannya. Setelah menjalin hubungan yang cukup lama, Anda menjadi lebih cuek pada penampilan. Jangan anggap remeh penampilan. Meskipun dia mengatakan dia mencintai Anda yang apa adanya. Namun menjaga penampilan dan rutin mengubah penampilan cukup penting untuk menghindarinya dari kebosanan. Tidak perlu membeli busana tiap minggu. Cukup rajin perawatan wajah dan tubuh. Selain itu ubahlah gaya rambut setiap beberapa bulan sekali.

Diam Saat Marah
Tipikal wanita ketika marah adalah mendiamkan kekasihnya. Ingatlah, pria bukan makhluk yang sensitif. Dia malah bingung dan kesal jika didiamkan tanpa diberi penjelasan. Jadi daripada buang waktu untuk mendiamkannya dan berharap dia mengetahui kesalahannya, lebih baik beritahukan apa yang membuat Anda kesal.

Terlalu Sering Mengkritik
Terlalu banyak kritk tidak hanya membuat pria kesal tapi dapat 'menghantam' egonya. Pria menganggap jika wanita terlalu sering mengkritiknya berarti dia tidak pernah benar. Dengan begini dia merasa direndahkan oleh kekasihnya. Jika ingin mengkritiknya, bicarakan dengan sopan dan jangan seolah-olah mengguruinya.

source :  http://www.wolipop.com

September 29, 2011

4 Tanda Cinta si Dia Palsu

Jika saat ini Anda sedang menjalani hubungan asmara, pastikan pasangan benar-benar tulus mencintai. Bukan berpura-pura atau hanya ingin mengambil keuntungan dari hubungan yang sedang dijalani.
 
 
Memang tidak mudah mengetahui apakah pasangan saat ini tulus mencintai Anda. Jane Grener PhD, seorang psikolog dan konselor pernikahan, memberi lima tanda jika seorang pria memberikan cinta palsu, seperti dikutip dari laman Galtime.
 
1. Selalu mengatakan "Aku hanya ingin bersama kamu", saat dia sedang jauh.
 
Hati-hati jika seorang pria selalu mengatakan kalimat itu saat ia sedang tidak bersama dengan Anda. Ungkapan bisa jadi hanya gombal. Saat sedang jauh ia justru bersama dengan wanita lain. Dengan kalimat tersebut ia hanya ingin Anda tenang dan tidak diganggu oleh sms atau telepon dari Anda.

2. Tidak fokus saat menunjukkan kasih sayang
Saat ia memeluk atau mencium Anda, matanya tidak fokus memerhatikan Anda. Ia justru melihat sekeliling atau menatap ponselnya. Ini bukan sekedar sikapnya yang acuh, tetapi bisa juga jadi penggambaran perasaannya pada Anda.

3. Membuat sekaligus membatalkan janji
 
Ia membuat janji pada Anda tetapi kemudian membatalkan. Misalnya ia berjanji memperkenalkan Anda pada teman atau keluarganya, tetapi di menit-menit terakhir ia justru membatalkannya.

4. Membicarakan masa depan yang tak pernah ada
 
Ia selalu membicarakan masa depan tetapi itu hanya sebatas bicara dan bukan merealisasikannya. Saat pertama ia membicarakan masa depan mungkin terdengar manis. Tetapi, jika lama kelamaan apa yang dibicarakannya sudah mulai terdengar omong kosong, berhati-hatilah. Ikuti kata hati Anda dan jangan sampai terlena.
 
sumber : terselubung.blogspot.com

September 18, 2011

5 Bualan Cowok yang Disukai Cewek

 



Sebetulnya, bukan cuma cowok yang bermulut besar alias suka membual. Cewek juga banyak. Tapi, dalam urusan bual-membual, konon, cowoklah yang lebih jago.


Satu hal yang menarik, dalam The Top 10 Lies Happy Husbands Tell, Keith Blanchard bilang, “membual” adalah mainan para cowok, sejak zaman purbakala. Ada banyak alasan untuk itu. Salah satunya demi kelanggengan hubungan.

Yang menarik, ternyata “bual-membual” pun berkembang dari masa ke masa. “Dan kini, bualan yang dibuat cowok sudah semakin maju, dibanding dimasa-masa dulu.” Menurut cowok yang suka membual pada pacarnya itu, ada 10 bualan yang sering diungkapkan cowok, tapi disukai para cewek.

Berikut ini adalah 5 diantaranya:


“Bener, koq! Kamu cantik pake baju itu”
Tujuannya: Nggak mau ribut.
Cowok sering menggunakan cara begini bukan untuk nyenengin pacarnya, tapi biar cepat, ringkas dan menghindari keributan. “Walau begitu, bukan berarti dia nggak sayang, lho,” kata Arthur L. Kovacs, profesor ilmu psikologi di Santa Monica, California, AS.

“Tenang… Bisa, dong!”
Tujuannya: Nggak mau direndahin.
Coba, deh, tanya apa pacar kamu bisa betulin mobil/motor kamu yang rusak nggak. Mungkin mereka akan menjawab, “bisa, dong!”, walau sebetulnya nggak bisa. “Yang penting buat mereka adalah mendapat simpati. Setelah itu, mereka akan belajar bersama waktu. Kalau perlu, kursus otomotif pun akan dijabanin,” ujar Kovacs.

“Oh, aku nggak merhatiin!”
Tujuannya: Biar dibilang setia.
Siapa, sih, yang nggak tertarik sama barang bagus? Begitu juga cowok. Matanya langsung jelalatan begitu melihat cewek seksi, nggak peduli seberapa tuanya mereka. “Inilah yang dibilang ‘bohong yang diberkati’. Soalnya, mata cowok dirancang lebih responsif untuk ngelirik yang ‘seger-seger’,” jelas Kovacs.

“Saya udah coba telpon kamu, tapi…”
Tujuannya: Mengelak & nyari aman.
Udah jadi rahasia umum, kalau cowok itu cuma nelpon kalau lagi ada maunya. Jadi, kalau suatu saat doi nggak nelpon, ya, (maaf-maaf) saja, mungkin sedang tak berminat sama kamu. Tapi, biar nggak dianggap macem-macem, mereka biasanya suka sekali menggunakan kalimat itu. “Tujuannya baik, agar nggak bikin panik dan curiga.”

“Aku nggak bakal bohong sama kamu”
Tujuannya: Agar hubungan langgeng.
Ini memang terdengar romantis. Tapi hanya waktulah yang akan membuktikan. Kamu boleh senang, kalau ada cowok yang bilang begitu. Tapi kamu juga harus berhati-hati. “Mungkin dia ada maunya,” ujar Kovacs.

Agustus 27, 2011

Cara Melupakan Mantan Pasangan

 



PUTUS cinta memang menyebalkan. Namun masih ada yang lebih buruk, bagaimana bisa melupakan mantan.

Begitu putus, tetap saja Anda menyelidiki kehidupan mantan. Mengintip Facebook, terus mengamati akun Twitter-nya, sampai mencari tahu dengan siapa dia menjalin hubungan.

Tidak gampang memutuskan hubungan dengan pasangan, apalagi yang sudah cukup lama pacaran.

Menurut Rebecca Gladding, MD, penulis buku You Are Not Your Brain, jika Anda mengatasi periode pascaputus dengan cara yang tepat, Anda mampu melupakan si dia lebih cepat, bahkan bisa menggandeng pacar baru lagi dalam waktu singkat –tanpa harus melewati hari demi hari penuh penyesalan dan air mata.

Anda yang memutuskan hubungan, berarti Anda lebih mudah melupakan si dia. Belum tentu. Meski tahu dia bukanlah pasangan yang tepat untuk mendampingi Anda, tidak semudah itu melupakan mantan pasangan.

“Mengingat hasrat diproses di bagian lain dalam otak –tidak menjadi satu dengan bagian rasional, jangan heran jika Anda bertindak tanpa mempertimbangkan tujuan jangka panjang,” cetus Rebecca.

Terlepas dari alasan putus, perpisahan memicu niat yang amat besar untuk segera mengisi kekosongan yang ditinggalkan. Putus-sambung dengan si mantan, atau langsung menanggapi siapa saja yang menggoda menjadi pemandangan biasa. Padahal ada cara yang tepat untuk melupakan si mantan dan siap menjalin hubungan baru. Caranya?

1.    Ikuti aturan 30 menit. Begitu terpikir untuk menghubungi mantan, Anda tahu sepertinya Anda kangen dan ingin bertemu. Tapi mungkin saja Anda a) kesepian atau b) bosan.

“Jika Anda menghentikan kebiasaan ini dan sempat memikirkannya lagi, Anda akan bisa membedakan hasrat ingin bertemu atau sekadar bosan,” kata Rebecca.

Gunakan aturan 30 menit. Ketika keinginan untuk mengirim SMS, menelepon, atau menemui dia begitu besar, lakukan sesuatu untuk mengalihkan perhatian, seperti joging atau mengintip blog favorit. Sepertinya sederhana, namun setelah setengah jam memikirkan hal lain, Anda tak lagi ingin menghubungi si mantan.

“Keinginan itu hanya sekelebatan saja, dan Anda bisa tetap di lintasan yang benar jika bisa mengalihkan perhatian,” lanjut Rebecca.

2.    Kenali pemicunya (hmm, Facebook?). “Kebanyakan wanita punya keinginan yang spesifik –sesuatu yang akan memicu ingatan dan kembali memikirkan si mantan,” jelas Rebecca.

Luangkan waktu untuk memikirkan dan mengenali perilaku seperti apa yang membuat Anda merasa kelimpungan –sampai-sampai terus mengamati wall Facebook si mantan, mendengarkan lagu-lagu favorit Anda berdua, kembali ke restoran tempat mantan biasa membawa Anda—dan ambil tindakan. Mungkin ini berarti memblok post mantan di Facebook untuk sementara waktu atau membuang segala macam benda yang berkaitan dengannya ke tempat sampah.

“Kalau baru putus, Anda masih rapuh dan emosional,” ungkap Rebecca.

“Membuang segala macam yang berkaitan dengan si mantan akan membantu Anda melupakan kepiluan.”

3.    Hubungi sahabat Anda. Salah satu pengalih perhatian terbaik? Tak lain obrolan panjang dengan sahabat. Masalahnya, curhat seperti ini bisa saja malah jadi bumerang. Jika tak terkendali, malah arahnya kepengin balik lagi.

“Pasti menyenangkan punya teman yang bisa memahami apa yang terjadi, tapi beda jika dia mendukung Anda yang terobsesi dengan mantan. Terus saja membicarakan mantan dengan menggebu-gebu, mencari berita paling anyar tentang dirinya. Jarang sekali setelah curhat begini Anda merasa lebih baik dengan status lajang,” kata Rebecca mengingatkan. “Anda pada akhirnya menanyakan kabar mantan, ingin tahu apakah dia sudah punya pacar baru, dan sebagainya.” Jadi jangan lupa untuk curhat kepada orang yang tepat. Orang yang bisa mengendalikan pembicaraan dan tetap fokus pada hal-hal di luar si mantan.

4.    Buat daftar. Cari dan ketahui 3 alasan utama Anda lebih baik tanpa mantan alias sendirian ketimbang meneruskan hubungan dengannya.

Apakah itu karena dia tidak cocok dengan keluarga Anda, dia tak pernah bisa mendukung Anda, atau karena dia tak punya selera film yang sama. Menarik melihat hubungan Anda dengannya dengan kacamata baru. Tapi ingat, ini pandangan yang realistis.

“Begitu Anda punya kesempatan melihat dalam kerangka yang lebih besar, Anda akan lebih memahami apa yang terjadi sebenarnya. Anda tak akan berkeinginan untuk kembali menjalin hubungan dengan mantan yang jelas tidak tepat untuk Anda,” pungkas Rebecca.

SUMBER