Tampilkan postingan dengan label sakit hati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sakit hati. Tampilkan semua postingan

Agustus 27, 2013

Aku tak boleh lagi menunggumu :)

Selamat pagi, selamat siang, selamat malam dan selamat apapun disaat kamu membacanya. Jika kemarin aku sempat lebih mampu mengungkapkan perasaanku dengan mudahnya di segala sosial media yg aku punya, mungkin kini aku akan mencoba untuk lebih bisa memendamnya sendiri. Tak usah engkau tau, tak usah engkau mengerti dan terimakasih atas kepekaanmu selama ini, yg aku kira kamu tak pernah punya rasa peka dalam hatimu namun sebenarnya kamu tau . Maaf telah mengganggumu, dengan keluhan-keluhanku yg selalu aku bagi. Karena kamu juga yg mengajariku untuk dapat membaginya, karena kamu bilang itu akan terasa lebih menyakitkan jika dipendam sendirian. Kemudian aku membaginya dan semua terlihat begitu salah di matamu.
Apakah kamu tau? Bahwa yg terjadi padaku saat ini, yg kamu lakukan padaku sekarang ini adalah hal sungguh paling wanita hindari. Jarang wanita yg punya cukup keberanian untuk mengungkapkan perasaannya, apalagi jika perasaannya di iringi dengan penantian yg begitu panjang. Kamu tau kenapa? Karena jawaban dari sebuah penantian itu tak selalu manis sayang, tak selalu sesuai dengan keinginan wanita itu sendiri. Banyak wanita yg lebih memilih untuk memendamnya, atau cukup memberikan kode-kode yg dia rasa mampu membuat lelaki yg di tunggunya mengerti daripada harus mengungkapkannya dan jadinya yaa... seperti sekarang ini. Aku tak menyebutnya sia-sia, karena aku percaya bahwa semua yg terjadi di dunia ini tak ada yg sia-sia, di balik sebuah peristiwa pasti Tuhan punya rencana untuk hamba-Nya.
Aku bukan wanita yg cukup tegar untuk bisa dengan cepat menganggap semua ini baik-baik saja. Tentu, ini masih jadi luka bagiku. Setelah luka lalu saja belum sempat kamu sembuhkan, dan kini aku harus terluka lagi. Sebenarnya apa yg salah dengan diriku, kenapa akhirnya aku lagi yg seperti ini. Ah sudahlah, tak ada habisnya berbicara soal ini. Intinya, aku kecewa tapi aku tak bisa memaksakan perasaan orang lain untuk ini. Kita punya jalan masing-masing, tak ada yg tau ujungnya. Jika Tuhan telah menciptakan jalan untuk kita dengan ujung yg sama pasti kelak kita akan bertemu lagi. Aku tak akan mengucapkan “selamat tinggal” , ingat kan petikan lagu ini “wherever you are, I never say good bye” hehe aku masih senang mendengarkannya. Dan aku juga masih berusaha untuk melafalkan part bahasa jepang di lagu ini dengan baik.

Terimakasih :’)

Juli 30, 2013

Aku mulai JENUH

Aku mulai jenuh dengan hari-hariku
Jenuh dengan penantian yg tak kunjung menemukan jalan
Jenuh dengan kesendirian setelah lama kamu tinggal
Apakah kamu juga merasakan?

Aku mulai jenuh dengan hatiku
Yg selalu saja dipenuhi oleh kamu
Yg selalu saja disakiti dengan harapan palsu
Apakah kamu sadar?

Aku mulai jenuh dengan malamku
Ketika harus menunggu pesan yg tak lagi datang
Ketika harus menunggu kamu dalam daftar obrolan
Apakah kamu telah melupakan?

Aku mulai jenuh dengan duniaku
Semua orang masih saja mengingatkanku padamu
Semua orang masih saja melihat kamu dalam diriku
Apakah kamu tau?

Bagaikan hujan yg terus-menerus datang
Membuat jenuh setiap orang
Bagaikan terik mentari yg panas menyinari
Membuat gerah setiap hari

Aku ingin bebas, aku ingin lepas
Dari bayang-bayangmu
Yg selama ini mengikuti setiap langkahku
Ku rasa cukup aku tersakiti olehmu
Karena 3 tahun bukanlah putaran waktu yg singkat
Bukanlah detik yg bisa dengan mudahnya kau hitung
Tak bisa kau bayangkan bukan?
Betapa selama 3 tahun ini,
Seorang gadis bodoh menunggumu
Aku.

Juli 26, 2013

Sabtu Malam .

"Come back, come back, come back to me. Like you could, you could if this was a movie..."

Lagu berjudul 'If This Was a Movie' dari Taylor Swift menemaniku menikmati derasnya hujan di sabtu malam yg sering mereka sebut dengan malam minggu. Selalu saja aku melalui nya sendiri, entah sudah berapa sabtu malam yg ku lewati sejak akhir tahun 2010 itu. Aku mencoba menghitung dengan jariku dan... ah entah ini terlalu banyak.
Aku sejenak terdiam, sedikit tersentak ketika lagu tadi berakhir dan kini berganti menjadi lagu 'Not With Me' milik Bondan and Fade2Black. Kenapa harus lagu ini, iyaa memang aku sengaja men-shuffle nya tapi apa iya harus lagu ini? Hftt... Perasaanku menjadi tak karuan setiap ku dengar lagu ini, ada sakit yg mengiris hati yg seakan membuatku kembali merasakan pahitnya sabtu malam itu. Aku benci!
Ku matikan mp3 di handphoneku, sembari ku lihat mungkin ada pesan yg masuk. Dan ternyata... aku kembali menghela nafas panjang, belum ada pesan masuk juga. Padahal sudah jam 10 malam lebih, loh? apakah ini sebuah masalah? Tentu bukan kan? Ah berpikir apa aku ini. Tentu tidak menjadi masalah ketika jarum jam menunjukkan pukul 10 malam namun tak juga ku dapati nama nya muncul dalam layar handphone ku. Bodoh sekali aku ini. Apa kalian tau? Aku selalu merasakan ini di setiap sabtu malamku, perasaan yg sudah aku tau ini bodoh namun tetap ku rasakan juga.

"Perasaan tidak bisa dipaksakan"
Aku tidak pernah memaksa perasaanku untuk merasakan ini semua, karena ini terjadi dengan begitu saja. Hari demi hari berlalu dengan wajarnya, aku mengingatnya. Itu tidak wajar? Ini sangat wajar bagiku, inilah hariku. Mengingat, mengenang kemudian menangis merasakan kerinduan. Hanya manusia bodoh yg mau menjalani harinya dengan rutinitas tak masuk akal dan hanya menyakiti diri sendiri.
Apakah aku termasuk dalam kategori itu? Sungguh aku tak berharap begitu.
Kembali ku nyalakan lagu, kali ini lagu milik Bruno Mars berjudul 'Move On'. Aku mendengarkan lagu ini dengan perasaan, kemudian merasa kesal dan mengganti lagu nya dengan yg lebih bersemangat. Betapa labilnya aku?! Aku saja bingung dengan diriku sendiri, apalagi teman-temanku. Manusia macam apa yg rela membiarkan hatinya terus-menerus merasakan sakit yg sebenarnya bisa saja dia sembuhkan.
Sudah cukup jenuh, kesal dan galau. Aku memutuskan untuk men-non aktifkan handphone ku, ku tekan tombol power untuk mematikannya. Dan.. taaraa! Nama nya kemudian muncul di layar handphone ku, wah! dia mengirim pesan untukku. Senyumku mengembang, sungguh... perasaan yg tadinya campur aduk tak karuan kini berubah menjadi kebahagiaan. Ini dia moodbooster sekaligus moodbreakerku. Haha, dia yg menggalaukanku dan menyembuhkan kegalauan di hatiku.
Yah, terdengar labil. Sangat labil.

Juli 22, 2013

Maafkan aku memberimu 'Harapan Palsu'

“Cinta itu harusnya kamu jadiin tujuan, bukan cuma persinggahan.”
Kata-kata itu kian mengendap di otakku, kata-kata dari seorang gadis manis di masa lalu yg beberapa waktu lalu sempat kembali menghiasi hari-hariku.

Semenjak 3 tahun lalu aku meninggalkannya, dia masih rajin menyapaku dan aku pun kerap menegurnya. Sesekali terbesit perasaan menyesal pernah menyakitinya, namun perasaan itu begitu mudahnya sirna. Kini dia kembali hadir, lebih tepatnya aku yg mengusiknya dan memaksanya untuk kembali menyentuh kenangan kita. Beberapa waktu lalu entah kenapa aku merasa begitu merindukannya, merindukan saat-saat bersamanya yg tak begitu aku ingat. Hingga aku seakan memintanya untuk kembali bersama, aku tak yakin dengan itu semua yg aku tau saat itu aku benar-benar ingin membuatnya kembali disini denganku.
Hari-hari berlalu dengan perhatiannya yg selalu menghangatkanku, dia masih seperti dulu. Sosok gadis manis yg paling mengerti aku, yg paling mampu menerima segala sifatku. Meski aku sering mengabaikannya, dia tak pernah berhenti mewarnai hariku. ‘Yuna’ , sebut saja dia Yuna dan aku sendiri Aldi.

Begitu singkatnya perasaanku, aku mulai jenuh. Entah apa yg membuatku merasa seperti itu... Yuna kembali menjadi sosok yg asing bagiku, meski dia masih setia menemani tengah malam hingga pagi ku melalui susunan huruf dalam kalimat yg terkadang membuatku tersentak. Dia sering menyisipkan tanya dalam canda yg mampu membuatku sedikit merenung, ‘apakah benar aku mempermainkan perasaannya’. Bukan hal yg mudah untuk bertahan dalam sebuah pengabaian yg terus aku lakukan, sementara dia tetap saja setia.
Aku mengerti dia begitu berharap akan kembalinya ‘kita’. Apa yg sesungguhnya aku lakukan? Terus mengulur waktuku tanpa tau kapan aku benar-benar bisa menemuinya. Ya, aku pernah menjanjikan sebuah pertemuan yg sampai saat ini belum kesampaian.


Aku kejam? Aku memberinya sebuah harapan kosong? Aku tak bisa berkata ‘iya’ atau 'tidak' atas itu semua. Maafkan aku atas semua ini, terus memberikanmu harapan yg tak pasti.

Juni 17, 2013

Semua ini tentang kamu ...

Aku suka tengah malamku, ketika ku temukan alasan untuk sekedar begadang bersama ribuan kata dan rasa yg bergejolak. Berkirim pesan singkat, simple memang tapi aku memaknainya dengan dalam. Ketika orang lain lebih memilih tertidur pulas bersama mimpi-mimpi mereka. Aku disini masih terbangun dengan bahagia, mencoba memecah keheningan malah bersamamu dalam untaian kata yg kadang hanya sekedar canda tawa, namun bagiku ini bukan hal biasa...ini berarti.

Setiap hari aku selalu menanti malam hanya untuk ini, untuk sekedar tau bagaimana keadaanmu dan ceritamu yg sering kamu bagi denganku. Lewat tengah malah obrolan kita terkadang semakin hangat namun juga sering menjadi singkat.

Sebenarnya aku ingin tau bagaimana sesungguhnya ekspresi wajahmu ketika menerima balasan pesanku, apakah sama denganku? Balasan pesan berwarna biru, sengaja ku beri warna berbeda agar lebih bermakna bahwa itu kamu. Aku selalu menunggu, bahkan hingga berjam-jam pesan itu tak kunjung datang. Hmmm aku harus bergelut dengan kegalauan dihatiku, hanya karena kamu tak membalas pesanku? Iya. Entah mengapa segala hal tentangmu begitu mudahnya membuatku resah, aku juga tak mengerti mengapa bisa se-peka ini jika menyangkut kamu.

Mereka bilang aku stalker handal? Apakah sehebat itu? Haha... Sungguh ini sebenarnya menyakitkan, namun kenapa aku masih saja bertahan dengan julukan itu. Mencari tau tentangmu dari segala sisi membuatku semakin sakit hati, ini tidak membuatku kapok sama sekali.

Berhenti berbicara tentangmu mungkin terlalu sulit untukku, maaf jika aku harus menggenggammu se-erat ini. Aku hanya tidak ingin kehilangan kamu lagi :')

***

Desember 04, 2011

Ciri-ciri Orang Putus Cinta




https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjozE3Ek7YeXTtMGH35G1mmaWDLuzOIhEyqChAAGRHreHSYQUK7QwtaiypGS2YUgXsNeSZt5jbraYC6J50yPyV0wBb3JaOkxdoDz3XgopDzfyYY-aHrNpkwoC97MhA0f4nNogmf8LNSQyw/s1600/broken-heart.jpg.gif
  1. Setiap kali Anda bangun tidur, hal yang pertama terasa adalah rasa kosong dan kesepian karena telah kehilangan orang yang Anda sayangi.

  2. Meskipun Anda tetap mengerjakan aktifitas Anda sehari-hari seperti bekerja, kuliah dan bertemu teman-teman, tapi Anda tidak bisa berkonsentrasi 100% penuh. Di balik benak Anda selalu terbayang mantan kekasih Anda.

  3. Sepanjang hari Anda bagaikan seseorang yang hidup di 2 dunia: dunia nyata di mana Anda sudah tidak lagi memiliki si dia dan dunia memori ketika Anda masih bersama dengannya. Hobi dan hal-hal kesukaan Anda terasa tidak menarik lagi bagi Anda.

  4. Ketika Anda pergi ke tempat yang biasa dikunjungi berdua, atau melihat benda-benda yang berhubungan dengan mantan Anda, perasaan Anda langsung tidak menentu.

  5. Meskipun teman-teman Anda berusaha menghibur Anda dan memberikan masukan yang positif, namun yang ada dalam benak Anda adalah: “Tidak ada orang yang mengerti apa yang saya alami..”

  6. Malam hari ketika Anda berada di rumah sendirian, yang Anda lakukan adalah memikirkan kondisi patah hati Anda. Anda mengalami siklus emosi yang berputar-putar: kangen, sedih, kesepian, dan penyesalan; lalu kecewa, marah, merasa tidak adil, dan benci pada si dia; dan berputar lagi kembali ke kangen dan begitu seterusnya. Mungkin Anda menangis, mungkin juga tidak, tapi saat akhirnya emosi Anda letih, Anda merasa mati rasa.

  7. Anda tidur dengan perasaan hampa, dan bangun keesokan harinya hanya untuk kembali ke siklus no. 1 di atas.

 sumber : http://terselubung.blogspot.com/2010/11/ciri-ciri-orang-putus-cinta.html

September 25, 2011

Mulai Psycho Karena Cinta

Jadi ceritanya kamu baru putus cinta nih. Kamu sedih banget. Sedih itu wajar, jangan khawatir. Tapi tiba-tiba, kamu mulai mendengar kalo temen-temen kamu mulai bilang kalo kamu gila. Loh kok gitu??! Kamu kan lagi putus cinta?!?! Moso malah dikatain gila sih? Jahat banget! Ehm, sebenernya mereka belum tentu jahat sih. Bisa aja kamu ternyata emang mulai jadi psycho. Tanda-tandanya antara lain:

Udah Bertahun-tahun Kamu Masih Galau

Jadi ceritanya kamu lagi galau. Trus kamu liat tanggalan. Kamu baru sadar, udah 5 tahun sejak kamu putus sama pacar kamu. Tapi kamu masih galau. Kamu ngerasa itu fine-fine aja, normal. Namanya juga orang lagi putus cinta. Ehm, maaf untuk mengacaukan mind set kamu ya, tapi itu super gak normal loh. Beneran deh. Orang galau karena cinta tuh paling lama 3 bulan aja dan galau lama-lama itu sungguh gak baik. Kalo udah sampe 5 tahun dan kamu masih ngerasain hal yang sama kayak 5 tahun lalu, kayaknya kamu butuh ke psikolog deh.

Kamu Gak Seneng Dia Happy

Wajar lah ya kalo kamu ngerasa agak gimana gitu pas ngeliat mantan pacar kamu kayaknya udah move on dan jadi bahagia. Jadi agak galau gimana gitu. Tapi kalo reaksi kamu abis mengetahui bahwa mantan kamu sudah bahagia adalah “KENAPA SIH DIA BAHAGIA?!!?! KENAPA GUE ENGGAK?!?! INI GAK FAIR!!” sambil banting-banting barang dan nyilet tangan trus darahnya kamu isep, kemungkinan besar kamu mulai gila (atau mulai jadi pecandu narkoba). Serius deh, emang salah mantan kamu kalo dia bahagia?

Stalking Pacar Barunya & Teman-Temannya

Penasaran sama pacar baru mantan kamu itu wajar. Tapi stalking pacar baru mantan kamu dan menelusuri sampai teman-temannya, itu gak wajar. Apalagi kalo tujuan kamu itu untuk nyari jelek-jeleknya pacar baru mantan kamu supaya kamu bisa merasa diri kamu lebih baik. Itu sungguh menyedihkan lho. Itu kayak bukti bahwa kamu sangat merasa insecure. Lagian emang gak malu ya? Malu lagi kalo ketauan.

Merusak Hubungan Mantan Kamu

Jadi ceritanya kamu lagi stalking mantan kamu sama pacar barunya di twitter. Tiba-tiba entah kenapa kamu merasa wajib untuk ngupload screenshot sms-sms cinta dari mantan kamu di masa lalu sambil mention pacar barunya, tanpa suatu tujuan yang jelas. Kalo kamu sampe melakukan hal ini, kamu beneran butuh ke psikolog sekarang juga. Sekarang mungkin cuma mention-mention, tapi siapa tau di masa depan kamu ngerasa wajib untuk nusuk-nusuk pacar baru mantan kamu pake obeng? Kita gak mau ambil resiko itu dong?

Sok ‘Ngalah’ Setelah Mulai Cari Masalah Duluan

Ngalah itu adalah hal yang baik. Tapi kalo kamu ‘ngalah’ setelah memulai masalah duluan (seperti misalnya upload screenshot sms mantan kamu dan dimention ke pacarnya yang baru) itu namanya gila. Siapa yang mulai duluan? Kenapa sekarang kamu jadi yang ngalah padahal kamu yang jelas-jelas main api? Ngarep diliat orang jadi pihak yang baik gitu? Gak bisa. Kamu gila.

Jangan Galau Lama-Lama Karena Cinta

Jadi ceritanya kamu baru patah hati. Pacar kamu selingkuh sama nenek-nenek yang mana adalah tetangganya. Galau dong pastinya. Kamu mulai ngetwit kata-kata galau setiap detik dan mulai me-retweet quotes-quotes dari @damnitstrue. Kita gak bilang kamu gak boleh galau, karena galau itu sesungguhnya sangat wajar dan manusiawi. Yang mau kita bilang adalah kamu gak boleh galau lama-lama. Kenapa? Karena:

1. Mengganggu Teman-Teman Kamu

Mungkin gak ada temen yang bakal bilang ini langsung di muka kamu. Mereka adalah temen kamu dan gak mungkin tega untuk ngomong langsung ke kamu. Tapi kalo kamu galau kelamaan, ini udah pasti mengganggu teman-teman kamu. Masalahnya, kamu pasti akan memenuhi timeline mereka dengan twit-twit galau kamu dan tentang bagaimana kamu gak terima kamu dikalahkan sama nenek-nenek. Belum lagi kalo kamu curhat setiap detik via telepon dengan masalah yang itu-itu aja dan biarpun temen kamu udah nyoba ngasih solusi tapi kamu tetep akan curhat masalah yang sama dua jam lagi. Gak akan ada yang ngomong langsung di depan kamu, tapi kemungkinan kamu bakal diomongin di belakang.

2. Membuat Kamu Terlihat Konyol

Jadi ini adalah bulan ketiga kamu galau. Setiap pagi kamu masih nge-twit “aQ gk aKn lp4in kmUuuh. Aq chayaank kMmmuuuh b9t”. Di titik ini, temen-temen kamu akan mulai mikir, kamu beneran galau gak sih? Atau cuma dibuat-buat supaya dikasihani? Masalahnya, kalo kamu ngetwit hal semacam ini setiap hari, ini akan membuat kamu terlihat konyol dan sepertinya kamu tuh gak sungguh-sungguh. Kayak cuma buat pencitraan gitu. Kalo udah gini maunya galau malah jadi dijauhin temen kan?

3. Galau Itu Gak Menyelesaikan Masalah

Kita tahu banyak orang di luar sana yang menikmati masa galaunya. Kayaknya sakit-sakit di perut tuh enak-enak gimana gitu. Ya itu pilihan kamu sih untuk selalu galau. Tapi, kalau keinginan kamu sesungguhnya adalah untuk move on, bertemu orang baru, dan hidup bahagia, maka sesungguhnya galau itu gak akan menyelesaikan masalah. Ada juga bikin kamu jadi gak sehat.

4. Semua Orang Pernah Berbuat Kesalahan

Mungkin saat ini kamu masih tidak habis pikir gimana mantan pacar kamu bisa meninggalkan kamu yang masih cantik, seksi, dan semlohai untuk seorang nenek yang teteknya aja slek. Kamu tidak terima dan kami bisa mengerti. Tapi, semua orang pernah berbuat kesalahan. Mulai dari kesalahan yang sederhana sampai kesalahan yang bener-bener merubah hidup. Itu wajar dan manusiawi. Ada yang menyesali kesalahan itu tapi ada juga yang biasa-biasa saja atau mungkin hidup bahagia dari kesalahannya itu. Yang namanya kesalahan itu sudah telanjur terjadi dan udah gak bisa diapa-apain lagi. Kalo kamu adalah korban kesalahan itu, maka satu-satunya hal yang bisa kamu lakukan adalah terima aja dan coba maafin orang yang berbuat salah sama kamu, biarpun orang itu gak pernah minta maaf sama kamu. Itu akan sangat membantu meringankan beban hidup kamu.

5. Akhirnya Kamu Akan Menemukan Orang Baru

Percaya sama kita, pada akhirnya, cepat atau lambat, bisa 1 bulan atau 10 tahun lagi, kamu pasti akan ketemu orang baru. Dan mungkin orang ini yang pada akhirnya akan menyelamatkan kamu. Semua orang pasti ketemu seseorang. Itu cuma masalah pilihan masing-masing apakah kamu mau membuka hati kamu cukup lebar untuk seseorang ini. Masalah kapan kamu akan menemukan orang baru ini gak ada yang tahu. Tapi yang jelas, kamu harus survive dulu supaya kamu bisa ketemu orang baru ini. 

Hal-Hal yang Di Hindari Abis Putus Cinta



Jadi ceritanya kamu baru aja putus. Kamu kira dia adalah jodoh kamu, tapi apa daya nasib berkata lain. Kamu pastinya sedih banget. Itu wajar banget. maklum banget lah sama orang yang jadi sedih dan galau karena putus cinta, asal galaunya gak lama-lama. Tapi, ada beberapa hal yang harus kamu hindari kalo abis putus cinta, yaitu:

Mengumbar ke Semua Orang

Apa yang kamu lakukan begitu abis putus? Nangis? Mengurung diri di kamar? Bersemedi? Mengembara? Semua orang punya pilihannya masing-masing, tapi ada segelintir orang yang hal pertama yang mereka lakukan setelah putus adalah mengumbarnya ke semua orang. Apalagi setelah era social media. Coba liat facebook atau Twitter kamu. Pasti ada aja temen kamu yang pernah atau bahkan lagi mengumbar masalah cintanya ke khalayak ramai. Eh tapi ini kan sah-sah aja dong! Orang itu ruang pribadinya dia! Mungkin begitu pikir kamu. Ya bener sih, memang semua orang bebas menulis apa aja di social medianya. Tapi coba sekarang coba gini deh. Coba kamu liat skenario berikut ini. Kamu baru putus, terus kamu langsung ngetweet:
Putus. Sedih banget. Gak tau kenapa jadi begini. Malu banget. Gak tau harus ngomong apa ke keluarga dan temen-temen. :(
Itu udah pasti mengundang pertanyaan dan simpati dari temen-temen kamu dong? Eh trus gak taunya malemnya kamu baikan sama mantan kamu, terus besoknya kamu balikan lagi. Antiklimaks gak tuh? Tengsin gak? Tengsin lah. Makanya jangan terlalu ngumbar. Biar lebih misterius dan keren gitu.

Jelek-Jelekin Mantan Kamu

Iya ngerti kamu sakit hati. Ngerti kamu marah banget sama dia. Tapi bukan berarti kamu harus bikin dosa dengan jelek-jelekin si mantan di depan orang-orang dong? Itu sama sekali gak bikin keadaan jadi lebih baik lho. Mungkin kamu ngerasa puas dikit, tapi kalo dipikir-pikir lebih banyak jeleknya lho, misalnya:
  1. Kamu jadi keliatan desperate banget
  2. Kamu bakal dinilai sebagai orang yang suka jelek-jelekin orang di belakang
  3. Kalo ntar balik lagi gimana? Yee malu tuh.
  4. Kalo suatu hari kamu bener-bener butuh dia gimana?
  5. Kamu ngotor-ngotorin timeline orang dengan kata-kata kasar kamu.
Kalo kamu emang terpaksa banget jelek-jelekin mantan kamu, lakukanlah di grup kecil dan hanya teman-teman terdekat kamu, jangan di social media. Kasian juga lah mantan kamu. Kamu juga gak mau kan nama kamu dirusak di depan banyak orang?

Gangguin Temen Kamu

Temen yang baik pasti bakal ada buat kamu saat kamu sedang sedih banget karena putus cinta. Tapi ya kamu sebagai teman yang baik juga harus tau diri dong. Inget bahwa temen kamu juga punya kehidupan pribadi selain mengayomi kamu dan menghibur kamu dari kepatah-hatian kamu itu. Apalagi kalo kamu cuma bakal ngomong hal yang sama jutaan kali dan temen kamu cuma bisa dengerin karena dia gak enak sama kamu karena kamu lagi sedih. Kasian lah. Curhat seperlunya dan kalo temen kamu ngasih advice didengerin. Gimanapun juga dia berusaha membantu kamu loh.

Bunuh Diri

Eh ya jangan dong. Moso gara-gara putus kamu mau bunuh diri? Ya gak gitu juga kali. Iya kita tahu kamu sedih banget, tapi hidup kamu kan gak selesai sampe di situ dong. Siapa yang tahu kalo ternyata hidup bahagia kamu baru dimulai setelah kamu putus? Siapa tahu kamu malah ketemu jodoh beneran kamu? Gak ada yang tahu kan? Yang jelas kamu gak bakal tahu kalo kamu bunuh diri. Makanya jangan putus asa karena putus cinta ya. Ada banyak hal menarik yang menunggu kamu di depan sana. Yang jelas, kamu harus bangkit dan semangat dulu. Okeh? Sip.

sumber

Lari Dari Kesedihan Karena Putus Cinta

 
Gak ada orang yang pengen sedih karena putus cinta, tapi terkadang kesedihan itu dateng gitu aja dan gak bisa dihindari. Nah, kalo udah kayak gini, biasanya tiap orang punya caranya masing-masing untuk lari dari kesedihan atau berusaha memulihkan dirinya dari kesedihan. Berikut adalah 5 cara yang paling sering digunakan orang untuk lari dari kesedihan yang disebabkan oleh putus cinta.

1. Jadi Giat Bekerja

Karena udah gak ada yang diurusin lagi dan kalo dipikirin malah bikin galau, setelah putus cinta biasanya ada orang yang jadi giat sekali bekerja. Giat bekerja ini biasanya digambarkan dengan dateng ke kantor pagi-pagi banget dan pulang paling malem, kalau bisa malah nginep. Pekerjaan semua orang dengan sukarela ditekel sendiri, demi mengalihkan perhatian dari hal-hal yang menyedihkan. Ini bisa bagus buat perusahaan sih. Berharap aja punya banyak karyawan kayak gitu.

2. Party / Mabok-Mabokan

Ini adalah pelarian buat orang yang duitnya banyak. Kenapa harus duitnya banyak? Soalnya mahal. Biasanya orang yang menggunakan pelarian seperti ini bakal sok cuek, sok gak sakit hati, terus ngajakin temennya untuk party dan mabok-mabokan. Nanti kalo udah mabok, rusuh, terus curhat. Sambil curhat nangis. Abis nangis trus muntah deh.

3. Berkarya Seni

Buat yang punya jiwa seni yang tinggi, biasanya sakit hati bisa dijadikan masa yang produktif untuk menghasilkan karya seni. Malah ada musisi-musisi yang karyanya jadi OK banget saat dia galau. Mungkin itu sebabnya ada orang-orang yang galau mulu kali ya? Tapi galau terus menghasilkan karya seni ini positif banget sih. Asal gak galau kelamaan terus depresi terus bunuh diri aja sih.

4. Cari Pacar Baru Terus PDA

Ini adalah ketika seseorang baru putus, terus tiba-tiba beberapa hari kemudian pacaran lagi dan kemudian mengumbar kebahagiannya di depan umum alias melakukan Public Display of Affection (PDA). Patut dipertanyakan sih sebenernya apakah mereka ini beneran seneng dengan pacar barunya atau cuma pengen manas-manasin mantan pacarnya aja. Yang jelas sih pastinya ini cara lari dari kesedihan juga. Idealnya sih mungkin semua orang mau mengobati kesedihan dengan cara kayak gini kali ya, tapi gak semua orang bisa kayak gini.

5. Jadi Religius (di Social Media)

Putus cinta adalah waktunya mendekatkan diri kembali ke Tuhan. Paling gak di social media lah. Kan banyak tuh begitu putus, twitnya langsung religius abis, seperti misalnya:
Mungkin Tuhan punya jalan yang lain buat aku…
Atau bisa juga:
Ya Allah, mungkin hambamu ini banyak dosa sampai disakiti seperti ini. Mungkin ini peringatan dari Allah.
Gitu deh. Nanti kalo udah dapet pacar juga twitnya PDA-PDAan lagi. Gak papa lah ya, paling gak sempet (keliatan) religius bentar. Pencitraan itu penting banget loh.

sumber

Agustus 27, 2011

Bagaimana Cara Melupakan Sakit Hati ?


Sakit hati merupakan kenangan buruk yang terkadang sulit untuk dilupakan. Terlalu lama memendam rasa sakit hati ternyata tak terlalu baik juga bagi kesehatan. Karena itu, para dokter dari Montreal, Kanada, telah menyatakan "perang" untuk kenangan yang menyakitkan tersebut. Senjata utama mereka adalah obat yang menurunkan tingkat hormon kortisol dalam darah.

Media Genius Beauty mewartakan, Jumat (5/8), para peneliti mengungkapkan belajar untuk mengontrol hormon kortisol dapat melemahkan kenangan buruk. Hormon ini berhubungan dengan stres, sehingga ingatan orang tentang rasa sakit hati bisa terlupakan.

Penelitian tersebut dilakukan terhadap 33 responden yang diminta untuk mengingat cerita, urutan peristiwa biasa dan negatif dalam hidup mereka. Tiga hari kemudian, para peserta dibagi menjadi tiga kelompok.
Para relawan dari kelompok pertama diberi metirapone (obat yang menghambat sintesis kortisol). Kelompok lain menerima dosis ganda dari obat yang sama. Kemudian, orang-orang dari kelompok ketiga diberi plasebo.

Setelah menerima metirapone, peserta diminta untuk mengingat dan menceritakan kembali kisah akan rasa sakit hati mereka. Empat hari setelah minum obat, metirapone telah dikeluarkan dari tubuh, dan relawan diminta untuk mengingat cerita.

Ternyata peserta penelitian yang telah menerima dosis ganda "obat untuk kenangan buruk", tidak bisa mengingat episode cerita negatif. Namun, dengan mudah mengingat peristiwa biasa dalam hari-hari mereka. Setelah empat hari, kenangan tersebut telah dilupakan.

Para ilmuwan berniat untuk terus mempelajari obat-obatan yang dapat mempengaruhi memori. Hal tersebut dipercaya akan membantu untuk mengobati trauma psikologis yang parah.(IAN)


sumber

Agustus 26, 2011

Pantangan Setelah Putus Cinta


Hal wajar jika seseorang yang mengalami putus cinta, melakukan berbagai cara untuk mengurangi rasa sakitnya. Agar rasa sakit tidak semakin parah, sebaiknya cari pelarian yang tepat.
Anda bisa melakukan banyak hal mulai dari berlibur, berbelanja atau hal positif lainnya. Tetapi hindari melakukan tiga hal yang dilansir dari Shine berikut, karena justru akan membuat perasaan sakit hati makin meradang.


1. Terlalu cepat mencari pengganti
Langsung mencari pria lain dan melakukan kencan mungkin terdengar sebagai pelarian yang tepat. Tetapi hal ini hanya akan menyiksa diri sendiri dan orang lain. Dengan segera berkencan, Anda berarti memaksa diri membuka hati yang baru terluka. Mungkin untuk beberapa saat bisa mengalihkan perhatian, tetapi jika kencan berjalan buruk, Anda justru bisa makin sakit hati dan berisiko menyalahkan diri sendiri yang berujung pada depresi.


2. Menghubungi mantan kekasih
Jika ia yang memutuskan hubungan, itu artinya ia tak ingin lagi bersama atau berhubungan dengan Anda. Jangan menghubunginya melalui SMS, telepon, atau email. Apalagi, berusaha membicarakan kembali hubungan yang sebenarnya sudah berakhir. Apabila Anda memang tidak melakukan kesalahan fatal seperti berselingkuh, berarti memang hubungan Anda dan dia sudahtak bisa lagi dipertahankan. Berusaha menghubungi atau berbicara dengannya hanya akan membuat Anda makin tenggelam dan terjebak dalam perasaan sakit hati.


3. Menyimpan kenangan
Selama berhubungan, pasti banyak kenangan. Mulai dari foto-foto, SMS mesra, email atau barang-barang yang diberikan padanya. Sebaiknya jangan simpan kenangan tersebut, kalau perlu hapus nomor teleponnya di ponsel, jangan lagi berteman dengannya di situs jejaring sosial seperti Facebook atau Twitter.


Menyimpan kenangan hanya akan membuat Anda mengingat kembali hal manis bersamanya. Hal ini justru akan membuat Anda makin sulit untuk "menyembuhkan" diri. Faktanya, saat putus cinta Anda memang harus merasakan sakit karena hal itu membuat pribadi makin kuat. Jalani tiap rosesnya, mulai dari perasaan sakit, menangis, lalu merefleksi diri, hingga Anda benar-benar siap menjalani hubungan yang baru.


SUMBER