Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan

November 06, 2011

Alasan Kenapa Anda Ingin Muntah Saat Menggosok Gigi

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiO6k5WHGTMVtfKoOwC1uXoMRNnECfeZg_d-dRXm3_a_bfJju0jcLw_ou51GImKOFDe6gPb3AWY9HFJrXPeahPkdXl_3JNsbdmL3rMnSte8Hq2yM3knrY9ktODFpZDHT_YcHpldffA2x-M/s1600/gosok+gigi.jpg

 
Rasa mual saat menggosok gigi -umumnya pada pagi hari- ternyata dialami oleh banyak orang. Rasa ingin muntah ini juga sering muncul secara tiba-tiba.

Sebelumnya Anda tidak mengalaminya, namun sejak beberapa minggu terakhir ini Anda merasakan dorongan untuk muntah tersebut.

Meski begitu, jarang yang merasa mual hingga muntah. Kebanyakan orang hanya mengeluarkan suara ingin muntah, atau setelah bersendawa rasa mual itu hilang dengan sendirinya.
 
Penyebab rasa mual ini ada berbagai macam:

1. Anda memiliki tenggorokan yang sensitif. Bagian belakang tenggorokan mengalami kontraksi yang menghentikan obyek memasuki tenggorokan, kecuali saat Anda ingin menelan secara normal.
2. Anda menggosok gigi terlalu kencang sehingga menekan bagian dalam tenggorokan. Ingat kan, seorang penderita bulimia biasanya mencolok mulutnya sampai akhirnya memuntahkan makanannya.
3. Faktor psikologis, karena Anda pernah muntah saat menggosok gigi terlalu kencang. Kejadian tak sengaja itu rupanya membekas, sehingga Anda selalu merasa khawatir akan muntah saat menggosok gigi. Pikiran negatif juga bisa menyebabkan kejadian yang negatif.
4. Ada yang mengatakan bahwa mual saat menggosok gigi juga disebabkan oleh naiknya asam lambung (maag). Coba Anda perhatikan, apakah di antara busa pasta gigi Anda terdapat cairan kental berwarna bening kekuningan?
5. Anda sedang hamil, sehingga rasa mual merupakan bagian dari morning sickness yang Anda alami.

Berdasarkan berbagai penyebab ini, Anda sebenarnya dapat mengatasi rasa mual saat menggosok gigi tersebut.

1. Bernafas melalui mulut saat menggosok gigi. Tarik nafas dalam-dalam saat ingin muntah, dan hindari menahan nafas, atau berkonsentrasi bernafas dengan satu cara, karena hal itu hanya akan memperparah keadaan.
2. Jangan membuka mulut terlalu lebar atau dengan kaku. Lemaskan otot-otot mulut dan tenggorokan Anda. Bila memungkinkan, gosoklah gigi Anda perlahan-lahan tanpa membuka mulut. Jika asam lambung naik, buang dulu busa pasta gigi Anda.
3. Jangan memasukkan sikat gigi terlalu dalam, dan menyikat dengan kuat, karena tanpa sengaja tangan Anda bisa menyodok terlalu keras.
4. Ganti sikat gigi dengan bulu yang lebih lembut, atau ganti pasta gigi dengan rasa yang tidak terlalu pedas. Anda bisa memilih pasta gigi yang rasanya Anda sukai.
5. Minum air hangat saat bangun tidur, lalu berkumur dengan air hangat saat menggosok gigi.
6. Jika Anda tidak yakin dengan kebersihan gigi karena berhenti menggosok gigi sebelum menyentuh semua gigi, bantu dengan obat kumur atau tongue scrapers untuk membersihkan lidah Anda (Anda bisa membelinya di apotek).
7. Jika penggunaan tongue scrapers tetap membuat Anda mual, gunakan dental floss untuk menyapu lidah Anda. Ambil floss sepanjang biasanya, lalu sapukan ke lidah Anda dari dalam ke luar. Cara ini akan cukup berhasil untuk yang memiliki tenggorokan sensitif.


Sumber Kompas.com

Oktober 30, 2011

5 Tips Cara Mudah Hidup Sehat


Hidup sehat ternyata tidak sulit. Tak perlu repot menghitung kalori atau memilah-milah makanan. Dengan cermat memilih warna bahan makanan, makan roti gandum dan makan makanan selingan bisa menjadi solusi hidup sehat. Coba saja cara-cara mudah lainnya!


Terkadang banyak orang beranggapan hidup sehat itu repot. Memulai diet pun jadi hal yang berat karena sudah membayangkan apa saja makanan yang tidak boleh dimakan dan harus menyiapkan makanan yang sering tidak disukai. Padahal kalau dicermati lebih baik, diet bisa jadi hal yang menyenangkan. Hidup sehat pun bisa di dapat tanpa beban.

Berikut ini terdapat lima cara yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan tubuh yang sehat melalui pola makan, diantaranya:

1. Perhitungkan Warna Makanan
Kebanyakan orang selalu melihat jumlah kalori dalam makanan. Mulai sekarang, coba perhatikan juga berapa jenis warna yang terdapat dalam satu porsi makanan. Seperti apa saja jenis sayuran yang dimakan dalam satu hari. Jangan sampai makanan yang dikonsumsi terlalu 'pucat' tidak ada warna warni sayuran di dalamnya. Semakin banyak warna sayuran yang dikonsumsi akan semakin baik, karena pertanda antioksidan, vitamin dan serat yang dikonsumsi pun semakin banyak juga.

2. Makanan Selingan
Selain makan cukup 3 kali sehari, juga perlu makanan selingan. Biasanya makanan selingan ini bisa dikonsumsi sekitar pukul 10 pagi atau pukul 4 sore. Hal ini guna menghindari perut yang terlalu kosong dan lapar, sehingga membuat Anda kalap ketika waktu makan tiba. Makanan selingan ini bisa berupa biskuit gandum atau pun biskuit sayuran yang bis amenjaga peruta tetap terisi.

3. Perbanyak Serat Saat Sarapan
Serat yang cukup saat sarapan pagi akan membuat perut kenyang sampai waktu makan siang tiba. Hal ini bisa disiasati dengan mengkonsumsi sereal atau oatmeal yang dipadu dengan potongan buah seperti pisang dan juga strawberry. Jika tidak bisa mengkonsumsi sereal, roti bisa jadi penggantinya. Pilih roti yang terbuat dari tepung gandum, dan padukan dengan selai kacang ataupun selai buah.

4. Makanan Peredam Lapar
Jika Anda termasuk orang yang tidak bisa tahan dengan rasa lapar, pastikan selalu ada camilan di lemari pendingin Anda. Camilan yang dipilih adalah camilan sehat seperti buah-buahan yang bisa meredam rasa lapar Anda. Seperti apel, pepaya, pisang, strawberry, peach, dll.

5. Mengontrol Diri
Selain jenis makanan yang dikonsumsi, hal terpenting dalam menjalankannya adalah diri sendiri. Bagaimana bisa mengontrol setiap makanan yang masuk dan bisa mengerem konsumsi makanan tersebut jika dirasa sudah berlebihan. Disiplin terhadap diri membuat diet sehat berhasil dijalani.

sumber: http://jekethek.blogspot.com/2010/10/5-tips-cara-mudah-hidup-sehat.html

Oktober 29, 2011

7 Minuman Sehat Pengganti Air Putih

Air putih merupakan kunci utama hidup sehat. Minum enam gelas air putih setiap hari dapat mencegah Anda terkena penyakit, serta mengurangi kerutan. Air putih bahkan dapat meningkatkan metabolisme. Namun apabila bosan dengan air putih, Anda juga bisa mencoba minuman lain.

ORANGE JUICE
(Jus Jeruk Murni)
 
 

Melindungi dari penyakit jantung. Antioksidan di jus jeruk membantu melindungi jantung Anda dengan memerangi peradangan yang dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah. Pertimbangkan ini: Orang yang makan makanan cepat saji dengan segelas jus jeruk punya lebih sedikit zat radikal bebas perusak arteri dalam darah dibandingkan dengan mereka yang mengkonsumsi burger dan kentang goreng dengan air putih, sebuah hasil studi dalam The American Journal of Clinical Nutrition. Bukankah itu alasan yang baik untuk memilih jus? Tapi perhatikan pula tingkat kandungan gulanya-satu cangkir berisi 21 gram dan 122 kalori.

Chamomile Tea
(Teh Kamomil)
 
 
Bisa membuat Anda tenang. Orang yang menenggak ekstrak chamomile setiap hari selama dua bulan merasa tingkat kecemasan di dalam dirinya berkurang, sebuah laporan studi dari University of Pennsylvania di Philadelphia. Mudah untuk masuk pada mood mellow pada malam hari dengan secangkir teh chamomile.

Cranberry Juice
(Jus Cranberi)
 
 
Dapat mencegah penyakit gusi dan infeksi saluran kemih. senyawa alami dalam jus dapat mencegah penyakit gusi dengan mencegah bakteri yang datang dari mulut. Jus Cranberry juga menyediakan 39 persen dari kebutuhan harian untuk vitamin C per 8 ons, meningkatkan tingkat kolesterol-baik dan menjaga saluran kemih Anda baik. Satu tegukan berry memang pintar!

Chocolate Milk
(Susu Cokelat)
 
 
Segelas susu skim coklat memberikan kandungan besar karbohidrat dan protein, membantu Anda pulih setelah latihan. Atlet yang meminumnya pasca-latihan mengurangi tingkat kerusakan otot setelah empat hari intens latihan daripada mereka yang minum air putih atau minuman pemulihan lainnya, sesuai dengan temuan dipresentasikan pada pertemuan American College of Sports Medicine di Seattle. Itu berarti lebih sedikit rasa sakit dan kelelahan, sehingga Anda dapat kembali ke gym dan mulai berlatih lagi. Cukup aduk 2 sdm coklat bubuk atau sirup yang memiliki kurang dari 20 g gula ke dalam susu Anda dan minum.

Green Tea
(Teh Hijau)
 

Dapat menjaga berat badan stabil. Tikus yang di ujicoba minum teh hijau sebanyak 22 persen punya kemungkinan rendah untuk menaikkan berat badan daripada mereka yang hanya hanya minum teh biasa, menurut penelitian di Jurnal Internasional Obesitas. Polyphenol dalam minuman ini membuat metabolisme di dalam diri Anda dan membuatnya lebih mudah membakar lemak dalam tubuh. Tambah lagi, Antioksidan dalam teh hijau dapat mengurangi risiko terkena kanker dan penyakit jantung. Cobalah yg dingin di musim panas!

Tomato Juice
(Jus Tomat)
 

Dapat menurunkan resiko kanker dalam tubuh Anda! Kandungan dalam buah ini sarat vitamin dan lycopene, melindungi dari kanker. Cobalah dengan tambahan rempah-rempah, batang seledri dan no-vodka untuk koktail setiap saat di siang hari!

Black Tea
(Teh Hitam)
 

Dapat membantu menangkis kanker kulit. Kandungan yang terdiri dari flavonoid, antioksidan membawa zat antikanker. Penelitian menunjukkan bahwa meneguk secangkir teh atau lebih sehari dapat menurunkan risiko timbulnya sel karsinoma skuamosa di dalam tubuh, sel yang terdapat di kanker kulit, sebanyak 30 persen. Panas atau dingin, teh hitam adalah tambahan yg lezat untuk cara perawatan kulit Anda - dan cara yang baik untuk bangun berkat kandungan kafein di dalamnya-jadi panaskanlah ketel Anda setiap pagi!

sumber: ngobrolaja.com

Oktober 23, 2011

7 Cara Agar Bisa Hidup Hingga 100 Tahun

Umur seseorang adalah sebuah misteri, tidak seorangpun bisa meramalkannya dengan tepat. Namun bagi yang ingin meningkatkan peluang untuk mencapai usia 90 atau bahkan 100 tahun, berikut ini ada 7 cara sederhana yang bisa dilakukan.

 
Seorang ahli jantung dari Kanada, Dr Clyde Yancy mengatakan ada cara mudah untuk menambah harapan hidup hingga beberapa puluh tahun. Cara-cara ini diklaim bisa mengurangi risiko penyakit mematikan, sehingga orang bisa hidup lebih lama dan berkualitas.
1. Berolahraga
Jarang olahraga atau melakukan aktivitas fisik lainnya dapat mengurangi harapan hidup hingga 4 tahun. Orang yang lebih suka bermalas-malasan 2 kali lebih berisiko terkena berbagai masalah jantung dan pembuluh darah, termasuk stroke yang mematikan.

Bukan hanya bagus untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah, olahraga juga bisa mencegah kegemukan dan berbagai komplikasi diabetes lainnya. Bahkan beberapa penelitian menunjukkan, olahraga secara rutin juga mengurangi risiko beberapa jenis kanker.

2. Ukur dan kendalikan kadar kolesterol
Kadar kolesterol yang tinggi bisa menyebabkan pembentukan plak atau kerak di dinding pembuluh arteri atau nadi. Plak yang terbentuk lama-kelamaan bisa menyumbat aliran darah sehingga memicu terjadinya serangan jantung maupun stroke jika terjadi di sekitar otak.

Apabila punya riwayat gangguan kolesterol dalam keluarga, lakukan tes darah untuk mengetahui kadar kolesterol sesering mungkin. Kadar optimal kolesterol jahat atau LDL tidak boleh melebihi 100 mg/dL, kolesterol baik atau HDL antara 40-60 mg/dL dan kolesterol total antara 200-239 mg/dL.

3. Jalani diet yang sehat
Pengertian diet bukan sekedar membatasi asupan makan, tetapi lebih dimaksudkan untuk mengatur pilihan menu makan. Makanan sehat yang lebih dianjurkan agar bisa berumur panjang adalah sayur dan buah-buahan, karena kaya akan vitamin dan serat.

4. Ukur dan kendalikan tekanan darah
Tekanan darah tinggi kadang-kadang tidak menimbulkan gejala sehingga disebut silent killer karena bisa meningkatkan risiko stroke sebesar 40 persen dan serangan jantung sebesar 25 persen. Selain itu, tekanan darah tinggi yang tidak tertangani juga mempercepat kerusakan otak dan memicu demensia atau pikun.

Tekanan darah yang normal untuk orang dewasa adalah sekitar 120/80 mmHg. Kurang dari angka tersebut digolongkan sebagai tekanan darah rendah atau hipotensi, sedangkan jika lebih tinggi disebut hipertensi atau tekanan darah tinggi.

5. Jaga berat badan ideal
Berat badan ideal pada masing-masing orang tidak sama, tergantung berapa tinggi badannya. Berat badan dikatakan ideal jika menghasilkan Indeks Massa Tubuh
Seseorang dikatakan kelebihan berat badan atau obesitas jika memiliki IMT 23-29 kg/m2 dan dikatakan obesitas jika memiliki IMT di atas 30 kg/m2. Berbagai penelitian menunjukkan, obesitas dapat mengurangi usia harapan hidup hingga 4 tahun.

6. Hindari diabetes atau kendalikan jika sudah terlanjur

Diabetes atau kencing manis merupakan gangguan metabolisme karbohidrat yang membuat tubuh tidak mampu mengontrol kadar gula darah. Dalam jangka panjang, gangguan ini bisa meningkatkan risiko serangan jantung, memicu komplikasi pada mata dan pada laki-laki bisa menyebabkan impotensi.

Kadar gula darah dikatakan normal jika angkanya 70-99 mg/dL, dengan catatan diukur setelah puasa atau tidak makan selama 8 jam. Kadar gula darah yang diukur 2 jam setelah makan dikatakan normal jika berkisar antara 70-145 mg/dL, sedangkan jika mengabaikan jadwal makan maka rentang normalnya adalah 70-125 mg/dL.

7. Hindari rokok

Kebiasaan merokok diklaim memicu 90 persen kematian pada penderita kanker paru, 80 persen kematian pada bronkitis dan emphysema, serta 17 persen kematian akibat serangan jantung. Orang yang berhenti merokok, dalam seketika akan mengalami penurunan risiko serangan jantung dan stroke. 

10 Tips Agar Kulit Terlihat Awet Muda

10 Tips Agar Kulit Terlihat Awet Muda ala Stylefactor

Penuaan Usia tidak ada yang dapat membendungnya. Setiap manusia pasti akan merasakan efek dari bertambahnya usia. Tetapi ada sebagian orang yang tetap kelihatan awet muda walaupun usianya sudah mulai menua. Artinya penampilan dan kulitnya terlihat awet muda.

Nah, ini 10 tips agar kulit terlihat awet muda ala stylefactor dari yahoo.co.id :

1. Hindari Matahari
Setidaknya gunakan sunblock atau pelembab yang mengandung SPF sebelum kulit terpapar sinar matahari. Tanpa perlindungan, sinar matahari akan langsung mengenai kulit dan menyebabkan radikal bebas yang menghancurkan kolagen. Ini membuat kulit jadi cepat keriput. 
 
2. Pelembab itu wajib
Meskipun wajah Anda berminyak, pelembab tetap harus digunakan untuk mencegah kulit kekurangan cairan. Pilihlah pelembab dan body lotion yang sesuai dengan jenis kulit Anda.

3. Olahraga
Cukup berolahraga 4 kali seminggu, dengan durasi 20 menit, kulit akan mendapat suplai oksigen ekstra dan sirkulasinya jadi lebih lancar. Ini membantu proses pengeluaran racun dari kulit, dan membuat kulit tetap sehat serta terlihat muda.

4. Cuci muka dengan rutin dan benar
Cucilah wajah di pagi hari dan malam hari. Pastikan di malam hari Anda sudah mencuci semua make-up yang menempel di wajah hingga benar-benar bersih. Selalu keringkan wajah dengan cara menepuk-nepuknya dengan handuk.

5.Pengelupasan
Kulit mati yang ada di wajah harus dienyahkan dengan cara menggunakan produk eksfoliasi. Seminggu sekali jika kulit Anda normal, dan dua minggu sekali jika kulit Anda berminyak dan mudah berjerawat.

6.Air putih
Kulit tak hanya butuh pelembab dari luar, tapi juga dari dalam melalui air mineral. Jika saat ini Anda belum minum air mineral minimal 1,5 liter perhari, mulailah dari sekarang.

7.Sempatkan facial
Tak perlu dilakukan mahal-mahal di salon. Cukup sediakan waktu untuk mengaplikasikan krim malam Anda sebelum tidur, namun sempatkan untuk memijat wajah sambil melakukannya. Atau pakailah masker wajah yang sesuai dengan kebutuhan kulit Anda.

8.Makan sehat
Hindari makanan yang mengandung trans fat yang biasa terdapat di makanan instan dan makanan siap saji. Perbanyak pula makan sayuran hijau yang mengandung antioksidan.

9.Jauhi rokok
Anda mungkin sudah bisa melihat buktinya, bahwa wanita perokok biasanya terlihat lebih tua dibandingkan yang bukan perokok. Asap rokok bisa merusak sel-sel kulit dan mempercepat proses penuaan.

10.Batasi kopi
Kafein membuat sel kulit lebih sulit menyerap air, meskipun Anda sudah meminum satu galon air mineral setiap harinya. Jika Anda tak bisa lepas dari kopi, batasi asupannya cukup satu cangkir setiap hari.

sumber

Karies Gigi Dan Cara Mencegahnya



Karies gigi, salah satu penyakit yang dapat merusak kesehatan serta struktur gigi. Penyakit ini mampu membuat penderitanya merasakan nyeri dan bila tak kunjung ditangani, akan mampu menyebabkan kematian. Kini, penyakit ini telah tersebar di seluruh dunia. Untuk itu, perlu diketahui cara untuk menanggulanginya.
 
 Penyebab
Keberadaan bakteri dalam mulut merupakan suatu hal yang normal. Bakteri dapat mengubah semua makanan, terutama gula, menjadi asam. Bakteri, asam, sisa makanan, dan ludah akan membentuk lapisan lengket yang melekat pada permukaan gigi. Lapisan lengket inilah yang disebut plak.

Plak akan terbentuk 20 menit setelah makan. Zat asam dalam plak akan menyebabkan jaringan keras gigi larut dan terjadilah karies. Bakteri yang paling berperan dalam menyebabkan karies adalah Streptococcus mutans.
 
 
Gejala

Karies ditandai dengan adanya lubang pada jaringan keras gigi, dapat berwarna coklat atau hitam.

Gigi berlubang biasanya tidak terasa sakit sampai lubang tersebut bertambah besar dan mengenai persyarafan dari gigi tersebut. Pada karies yang cukup dalam, biasanya keluhan yang sering dirasakan pasien adalah rasa ngilu bila gigi terkena rangsang panas, dingin, atau manis. Bila dibiarkan, karies akan bertambah besar dan dapat mencapai kamar pulpa, yaitu rongga dalam gigi yang berisi jaringan syaraf dan pembuluh darah. Bila sudah mencapai kamar pulpa, akan terjadi proses peradangan yang menyebabkan rasa sakit yang berdenyut. Lama kelamaan, infeksi bakteri dapat menyebabkan kematian jaringan dalam kamar pulpa dan infeksi dapat menjalar ke jaringan tulang penyangga gigi, sehingga dapat terjadi abses.
 
 
Pemeriksaan

Pemeriksaan yang akan dilakukan oleh dokter gigi adalah pemeriksaan klinis, disertai dengan pemeriksaan radiografik bila dibutuhkan, tes sensitivitas pada gigi yang dicurigai sudah mengalami nekrosis, dan tes perkusi untuk melihat apakah infeksi sudah mencapai jaringan penyangga gigi.
 
Pencegahan

1. Sikat gigi dengan pasta gigi berfluoride dua kali sehari, pada pagi hari setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur.
2. Lakukan flossing sekali dalam sehari untuk mengangkat plak dan sisa makanan yang tersangkut di antara celah gigi-geligi.
3. Hindari makanan yang terlalu manis dan lengket, juga kurangi minum minuman yang manis seperti soda.
4. Lakukan kunjungan rutin ke dokter gigi tiap 6 bulan sekali.
5. Perhatikan diet pada ibu hamil dan pastikan kelengkapan asupan nutrisi, karena pembentukan benih gigi dimulai pada awal trimester kedua.
6. Penggunaan fluoride baik secara lokal maupun sistemik.
 
Penatalaksanaan

Biasanya perawatan yang diberikan adalah pembersihan jaringan gigi yang terkena karies dan penambalan (restorasi). Bahan tambal yang digunakan dapat bermacam-macam, misalnya resin komposit (penambalan dengan sinar dan bahannya sewarna gigi), glass ionomer cement, kompomer, atau amalgam (sudah mulai jarang digunakan).

Pada lubang gigi yang besar dibutuhkan restorasi yang lebih kuat, biasanya digunakan inlay atau onlay, bahkan mungkin mahkota tiruan. Pada karies yang sudah mengenai jaringan pulpa, perlu dilakukan perawatan saluran syaraf. Bila kerusakan sudah terlalu luas dan gigi tidak dapat diperbaiki lagi, maka harus dilakukan pencabutan.
 

Oktober 01, 2011

Alex dan Hidupnya

Apa yang diinginkan Alex Hannard tak lebih dari bermain dengan teman-teman sebayanya di luar halaman rumah, namun karena menderita penyakit aneh, bocah ini tidak bisa melakukan hal tersebut karena sehelai rumput saja dapat merenggut hidupnya.


Alex tidak dapat bermain di luar rumah karena infeksi jamur atau bakteri dapat membahayakan nyawanya

Alex dari Hill Head, Hampshire, menderita gangguan kekebalan tubuh kronis atau Chronic Granulomatous Disease (GCD), yang menghentikan sel darah putihnya memerangi serangan bakteri dan infeksi jamur.

Akibatnya, bocah berusia sembilan tahun ini amat jarang meninggalkan rumahnya karena setitik debu atau sehelai rumput bisa membunuhnya, sebab ia dapat dengan mudah terkena infeksi jamur dan bakteri dari alam luar.

“Sulit bagi Alex untuk pergi ke luar dan melakukan hal-hal yang diinginkan anak seusianya.” tutur Louise ibunda Alex, yang terpaksa berhenti dari pekerjaannya sebagai perawat agar dapat merawat putranya tersebut.

Louise juga menambahkan bahwa akibat kelainan ini, Alex menghadapi masa-masa sulit dalam hidupnya, terutama saat ia pergi ke sekolah.


Alex didiagnosis dengan GCD pada tahun 2007 saat masih berusia lima tahun, oleh dokter di John Radcliffe Hospital, Oxford, Oxon.

Dimana para petugas medis sama sekali tidak tahu apa yang terjadi dengan Alex sampai ia dibawa ke ruang perawatan intensif, dan meminta orang tuanya yakni Louise dan David untuk mempersiapkan diri untuk menghadapi yang terburuk.

“Ia (Alex) dipindahkan kedalam perawatan intensif. Kami diberitahu ia bisa meninggal dan mendengar hal tersebut merupakan sesuatu yang memilukan hati kami.” jelas Louise.

Beruntungnya salah satu dokter mengetahui ini merupakan penyakit GCD dan mereka kemudian mempompa alex dengan steroid. Dan tiga hari kemudian ia bangun dan kembali sehat.

Alex, yang bercita-cita menjadi ilmuwan genetik untuk membantu orang lain dengan kondisi serupa dengannya, saat ini membutuhkan transplantasi sel darah putih sehingga ia dapat menjalani hidup normal.



“Saya ingin bergabung dengan teman-teman dan pergi berkemah tapi aku tidak bisa pergi ke tempat yang lembab, karena aku dapat terkena infeksi.” keluh Alex.

“Alex memiliki begitu banyak pembatasan pada hidupnya karena infeksi sederhana bisa saja mengancam nyawanya.” jelas Anthony Nolan Juru bicara Victoria Moffett, yang membantu Alex menemukan donor sel induk darah putih.


sumber : kaskus.us

Agustus 27, 2011

Pink , Si Penyala Gairah


ANDA mungkin tidak pernah berpikir kenapa warna merah muda atau pink dalam bahasa Inggrisnya menjadi simbol kasih sayang. Selain membangkitkan cinta tanpa pamrih, pink juga mampu menenangkan dan menyegarkan jiwa.

Di Belanda, pink dianggap berasal dari bahasa Perancis, yaitu la rose, yang berarti bunga mawar. Warna ini sering dipakai dalam bahasa-bahasa Eropa sebagai ungkapan kasih sayang, suasana hati positif, dan rasa optimisme. Juga untuk menggambarkan orang yang sedang mabuk kepayang atau berhalusinasi. Warna juga pink sering dikaitkan dengan suasana romantis, rileks, feminin, jiwa muda, naif dan tidak berdosa, tetapi juga perasaan labil.

Karena itu, kita bisa menggunakan warna ini untuk terapi membangkitkan cinta bahka menyembuhkan gangguan penyakit, baik fisik maupun psikis. Bisa lewat media air, sinar lilin, makanan, maupun pakaian.

Warna pink mengenal beragam gradasi. Mulai dari merah muda lembut, lila, violet, lembayung, magenta, fuchsia dan ungu, hingga merah jambu yang brutal atau mencolok mata. Pink adalah warna bermacam jenis bunga dan warna bayi yang baru lahir.

Uniknya, warna merah jambu lebih dari seratus tahun yang lalu justru lekat dengan anak laki-laki. Merah jambu didapat dari campuran warna merah dan putih. Merah dianggap sebagai penggambaran ideal pria dewasa, kuat, bertenaga, dan agresif.

Pink adalah versi yang disederhanakan untuk anak laki-laki. Kalau pink identik dengan anak laki-laki, warna biru disebut sebagai warna yang cocok bagi anak perempuan.

Menurut tradisi Katolik, warna biru dihubungkan dengan Bunda Maria yang disucikan. Tradisi ini mulai berubah pada sekitar tahun 1920, sewaktu bahan pewarna yang aman mulai digunakan untuk produksi pakaian.

Dulu, anak-anak sering didandani layaknya orang dewasa. Waktu itu, seragam pelaut dan anak buah kapal sangat populer. Anak laki-laki mendapat seragam biru dan anak perempuan dibuat padanannya berwarna merah jambu.

Sakit = Kekurangan Warna 
Sejak zaman Mesir kuno, kata Tom Suhalim, praktisi foto aura, warna sudah dipercaya mempunyai pengaruh yang besar pada tubuh manusia secara fisik maupun psikis. Warna memengaruhi aura tubuh. Bila tubuh kelebihan atau kekurangan salah satu warna, akan terjadi ketidakseimbangan tubuh, yang akhirnya memengaruhi kesehatan.

Seseorang yang sakit, berarti tubuhnya kekurangan satu atau beberapa unsur warna tertentu. Dengan mengaplikasikan warna yang kurang tersebut, diharapkan terbentuk kembali keseimbangan energi dalam tubuh. Tom menandaskan, terapi warna didasarkan pada fakta bagaimana manusia secara psikologis merespon warna-warna yang berbeda.

Bagaimana sebenarnya hal itu bisa terjadi? 
“Di otak manusia ada kelenjar pineal yang bertugas mengatur ritme hidup dari hari ke hari. Ketika sinar mengenai mata dan kulit, gelombang warna akan berjalan melalui saraf menuju kelenjar itu. Warna yang berbeda memiliki panjang gelombang dan frekuensi yang berbeda pula. Perbedaan gelombang inilah yang bisa memengaruhi fungsi fisik dan psikologis manusia,” papar pria yang berpraktik di Klinik Gaya Hidup Sehat ini.

Semua spektrum warna, menurut ahli terapi warna dan bunga ini, sebenarnya sama saja, yaitu mejikuhibiniu. Prinsip yang kita kenal selama ini: merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu. Jadi, yang membuat terapi warna bisa dimanfaatkan adalah bahwa frekuensi gelombang warna berbeda-beda.

Electromagnetic Medicine

Dalam bidang kedokteran, kata Dr. Erwin Tb. Kusuma, Sp.KJ, terapi warna digolongkan sebagai electromagnetic medicine atau pengobatan dengan gelombang elektromagnetik. Tanpa disadari, tubuh memiliki respon bawaan yang otomatis terhadap warna dan cahaya.

Hal itu dapat terjadi karena pada dasarnya warna merupakan unsur dari cahaya, dan cahaya adalah salah satu bentuk energi. Pemberian energi pada tubuh akan menimbulkan efek positif.

Bila diaplikasikan ke tubuh, warna memiliki karakteristik energi tersendiri. Pemanfaatan warna tergantung pada permasalahan masing-masing yang dialami seseorang.

Untuk mendeteksi apakah seorang anak hiperaktif, mengalami gangguan pertumbuhan, sulit makan, ketergantungan obat, stres, atau depresi, perlu digunakan foto aura. Namun, kata dokter ahli jiwa yang berpraktik di Klinik Pro V, Jakarta ini, terapi warna merupakan pelengkap pengobatan, bukan terapi tunggal.

Eryca Sudarsono dari Saraswati Inner Studies di Tangerang, Banten ini menyebutkan ada beberapa metode terapi warna. Di antaranya teknik sinar lampu atau lilin, pakaian, makanan (buah-buahan dan sayuran), air berenergi matahari, unsur dekorasi, dan visualisasi.

Pada teknik sinar lilin, kata praktisi Candle Healing ini, lilin yang digunakan dapat membentuk pikiran yang sangat kuat bila Anda terhubung dengannya. Warna pada lilin mendatangkan efek-efek penyembuhan dengan cara yang sama baiknya seperti warna pakaian yang Anda pakai atau buah-buahan berwarna yang Anda makan.

Sebenarnya terapi warna sudah berjalan dalam kehidupan sehari-hari. Para peneliti pernah melakukan penelitian efek warna pada kerja otot manusia. Contoh, ketika subjek penelitian diminta mengangkat beban dan disinari dengan warna biru, ternyata tegangan ototnya mengendur dan melemah. Ketika warna biru diganti merah, aktivitas otot mereka kembali tinggi. Karena itu, kata Tom, terapi warna lebih cocok digunakan untuk penyakit yang sifatnya emosional, bukan fisik.

Karena pengaruhnya kuat, peneliti mencoba memanfaatkannya untuk pengobatan. Warna hijau untuk mereka yang menderita lemah jantung, sakit pernapasan, dan kanker. Biru untuk mereka yang mengidap masalah nyeri. Merah untuk yang mengidap penyakit kulit, infeksi ginjal, dan anemia. Jingga lebih berfungsi untuk mengatasi masalah alergi dan konstipasi atau sembelit. Warna kuning lebih cocok untuk mereka yang lemah otot, hipoglikemia, dan menderita nyeri empedu.

Pink juga dibuktikan mempunyai efek yang cukup memuaskan. Sebagai bagian dari program penurunan berat badan, Johns Hopkins Medical di University Baltimore, memberi lingkaran warna yang disebut “permen karet pink” ke pasiennya. Pink diasumsikan memiliki efek menekan nafsu makan dan stres yang memicu keinginan untuk ngemil.

Warna ini ternyata juga bisa mengurangi potensi tindak kekerasan pada narapidana. Warna pink pada lilin, tambah Eryca, merupakan simbol cinta kasih, romantisme, ketertarikan, kehormatan, dan persahabatan. Warna ini juga membangkitkan kesucian niat, meningkatkan visi kejujuran dan kesuksesan.

Rileks dengan Pink
Penggunaan warna tak sebatas hanya untuk membantu pengobatan saja. Warna ini bisa dimanfaatkan untuk menenangkan jiwa. Penggunaan warna pink pada penyekat sel penjara diketahui mengurangi potensi terjadinya perilaku agresif dan tidak kekerasan para napi.

Lalu, bagaimana cara kita memanfaatkan warna pink untuk ketenangan jiwa agar tercapai suasana rileksasi? Hanya satu kata: visualisasi.

1.Duduklah sendiri di sebuah ruangan yang sepi.
2.Amati semua benda yang ada di sekitar Anda selama 2 menit.
3.Tutup mata perlahan-lahan. Bayangkan semua benda yang Anda lihat tadi berubah warna menjadi pink.
4.Bayangkan ada warna pink mengalir menutupi lantai, semua perkakas, hingga jendela dan langit-langit ruangan. Akhirnya warna tersebut menyelimuti kaki hingga kepala.
5.Rasakan warna tersebut menghiasi seluruh tubuh.
6.Percayalah Anda sudah rileks sekarang.

Sifat dan Efek Warna
Eryca Sudarsono memberikan kiatnya untuk dapat membaca sifat dan efek warna yang ditimbulkan bagi tubuh.

Pink 
Secara emosi menenangkan dan membuat kalem, memberikan perasaan lembut dan hangat, mengurangi perasaan mudah marah dan agresif, mengelilingi kita dengan rasa cinta dan perlindungan. Juga mengatasi kesepian, perasaan murung, terlalu sensitif, dan rapuh. Jika merah berhubungan dengan seksualitas, pink berhubungan dengan cinta tanpa pamrih.

Merah
Warna yang kuat dan selalu dihubungkan dengan vitalitas, ambisi, tetapi juga kemarahan. Warna merah menambah tenaga, menghangatkan, dan memiliki daya penyembuh pada penyakit yang berkaitan dengan darah dan sirkulasinya. Namun, terlalu banyak warna merah dalam lingkungan akan menimbulkan perasaan mudah marah, tidak sabar, dan tak nyaman.

Kuning
Warna gembira, cerah, dan meningkatkan keceriaan. Warna ini berhubungan dengan sisi intelek dan ekspresi pikiran. Bisa menguatkan kemampuan melihat, membedakan, mengingat, berpikir jernih, dan membuat keputusan. Juga membantu mengorganisasi sesuatu dengan baik, menumbuhkan ide-ide baru, dan menimbulkan kemampuan melihat dari sudut pandang yang lain. Menumbuhkan rasa percaya diri dan optimisme.

Biru-hijau (turquoise)

Mengingatkan kita betapa menyegarkan dan dinginnya lautan. Sifatnya juga menyegarkan, mendinginkan, dan menenangkan. Sebagaimana hijau, warna ini bagus untuk mereka yang mengalami ketegangan mental atau kelelahan. Warna ini membuat kita berani mengawali sesuatu. Juga membantu mengatasi kesepian karena meningkatkan komunikasi, sensitivitas, dan kreativitas.

Hijau
Mempunyai daya tarik yang kuat dengan lingkungan, membantu kita berempati dengan sesama dan dengan alam. Secara naluri kita mencarinya ketika mengalami stres atau mengalami trauma emosional. Warna ini menimbulkan rasa nyaman, rileks, kalem, mengurangi stres, menyeimbangkan, dan menenangkan emosi.

Orange
Warna yang ceria. Mampu membebaskan dan melepaskan emosi, menghilangkan rasa mengasihani diri, rasa tak berguna, dan tak ingin memaafkan. Juga merangsang pikiran serta memperbarui ketertarikan dalam hidup. Merupakan antidepresi yang hebat dan bisa meningkatkan spirit.

Indigo, violet, dan ungu
Menimbulkan efek yang dalam pada jiwa dan telah digunakan dalam psikiatri untuk membantu menenangkan pasien yang menderita sejumlah gangguan mental dan gangguan panik. Warna-warni ini menyeimbangkan pikiran dan membantu menghilangkan obsesi dan rasa takut.

Biru 

Warna yang dingin dan menenangkan. Warna biru membuat kita tenang dan rileks seolah ditenangkan oleh warna langit di malam hari. Bisa membantu menurunkan tekanan darah. Sayang, terlalu banyak warna biru tua bisa membuat depresi.

Putih 
Warna yang betul-betul suci. Inilah warna perlindungan yang membawa damai dan perasaan nyaman, meredakan syok dan keputusasaan, serta membantu membersihkan emosi, pikiran, dan spirit.

Hitam
Warna yang membuat nyaman, melindungi, dan misterius. Berhubungan dengan kesunyian. Hitam mencegah kita untuk tumbuh dan berubah. Kita menutupi diri dengan warna hitam untuk bersembunyi dari dunia.

sumber 

Agustus 26, 2011

Makanan Yang Dapat Merusak Tubuh Dalam SEKEJAP !


Berbagai ancaman bagi kesehatan bisa ditemukan dalam makanan sehari-hari mulai dari gula, garam hingga lemak jahat. Masing-masing butuh waktu yang berbeda untuk menimbulkan kerusakan mulai dari hitungan detik hingga menit.
Kerusakan pada bagian-bagian tertentu di dalam tubuh bisa terjadi hanya dalam hitungan jam, bahkan menit. Bahan-bahan yang biasa dikonsumsi sehari-hari lewat makanan dan minuman akan memicu kerusakan, tentunya jika dikonsumsi secara berlebihan.

Seberapa cepat kerusakan itu terjadi, berikut perbandingannya seperti dikutip dari Dailymail..


Rokok : 3 detik
Untuk mencapai paru-paru, asap rokok hanya butuh waktu sekitar 3 detik dan langsung memacu jantung untuk bekerja lebih keras dalam memompa darah. Tekanan yang meningkat akibat kerja jantung yang berlebihan dapat memicu serangan jantung dan stroke bagi yang punya risiko. 

Gula : 2 menit 
Bahkan sebelum ditelan, gula sudah memicu kerusakan pada lapisan enamel gigi karena dalam 2 menit bisa memicu pertumbuhan bakteri jahat di rongga mulut. Begitu ditelan, 20 sendok teh gula bisa mengurangi kemampuan sel darah putih untuk membasmi bakteri jahat penyebab penyakit hanya dalam 2-5 jam sesudahnya. 

Alkohol : 6 menit
Dalam waktu 6 menit, 1 liter bir atau 3 gelas anggur beralkohol sudah bisa menyebabkan kerusakan otak meski sifatnya reversibel alias tidak permanen. Jika dilanjutkan sampai mabuk dan dilakukan terlalu sering, maka kerusakannya akan menjadi permanen. 

Garam : 30 menit 
Makanan asin bisa memicu pengerasan pembuluh darah arteri alias nadi hanya dalam 30 menit setelah ditelan. Dampak lain dari kelebihan garam adalah terserapnya cairan ke pembuluh darah sehingga tekanannya naik lalu meningkatkan risiko stroke dan serangan jantung. 

Kafein : 30 menit 
Setengah jam setelah minum kopi, tekanan dan aliran darah ke otot akan meningkat sehingga menjadi lebih berstamina karena ada pelepasan hormon adrenalin. Sebaliknya, aliran darah ke organ lain selain otot akan berkurang, sehingga mengurangi kinerjanya. 

Lemak jahat : 45 menit 
Kandungan lemak jenuh pada keju, biskuit dan jenis makanan lainnya bisa meningkatkan risiko penggumpalan darah dalam waktu kurang dari 1 jam. Dampaknya tentu saja adalah penyumbatan pembuluh darah yang bisa memicu serangan jantung. Kabar baiknya, lemak tak jenuh dan asam lemak omega-3 pada kacang-kacangan dan minyak ikan bisa menetralisir efek lemak jenuh. 

Hindari, atau setidaknya, kurangi konsumsi makanan-makanan seperti itu, agar tubuhmu tidak cepat rusak .