Oktober 23, 2011

Tips Merawat Batik

Batik merupakan kain tradisional Indonesia. Proses dan teknik yang digunakan untuk membuat batik (tulis dan cap) berbeda dengan metode pembuatan kain (modern) pada umumnya. Oleh karena itu, wajar saja jika perawatannya pun tidak bisa disamakan dengan merawat kain/baju pada umumnya. Dengan teknik perawatan yang tepat, kain/pakaian batik milik kita dapat bertahan hingga bertahun-tahun. Berikut ini tips merawat batik kesayangan Anda.

1. Dalam mencuci:

a. Saat mencuci batik tulis untuk pertama kali, rendam dengan air hangat untuk melarutkan sisa malam yang masih menempel.

b. Pisahkan batik dengan bahan lain untuk menghindari luntur. Umumnya, saat awal-awal mencuci batik, batik masih luntur karena sisa pewarna masih menempel di bahan.



c. Gunakan sabun khusus untuk batik, seperti lerak cair atau deterjen yang lembut untuk mencuci batik. Jika tidak ada, dapat pula digunakan sampo; tuangkan sampo ke dalam air hangat lalu larutkan sampai tidak ada bagian yang kental. Hindari penggunaan deterjen.



d. Cucilah batik dengan tangan. Jangan gunakan mesin cuci untuk mencuci batik.

e. Kucek batik secara perlahan di bagian-bagian yang kotor (dalam baju batik seperti kerah dan ketiak). Hindari mengucek atau menyikat batik keras-keras. Jika terdapat noda yang sulit dibersihkan, gunakan perasan air jeruk atau kulit jeruk pada bagian yang bernoda (bukan seluruh kain).

f. Saat akan menjemur, tidak perlu memeras kain batik. Langsung saja gantungkan kain batik.

g. Saat menjemur, rapikan batik. Tarik ujung-ujung kain untuk merapikan bentuk dan serat kain. Dengan cara ini, setelah kering, kain batik Anda tetap rapi sehingga tidak perlu disetrika (jika kain batik Anda kusut dan harus disetrika, alasi kain batik Anda saat menyetrika).

h. Jemur kain batik Anda dalam posisi terbalik (bagian dalam di luar)

i. Hindari sinar matahari langsung saat menjemur kain batik. Jemurlah di tempat yang teduh.

2. Dalam menggunakan:

a. Hindari menyemprotkan parfum, deodoran, ataupun cologne langsung ke kain batik.


3. Dalam menyimpan

a. Simpan batik yang tidak digunakan dalam lemari tertutup.

b. Hindari pemakaian kapur barus dalam lemari/tempat penyimpanan kain batik. Sebagai gantinya, dapat digunakan merica (dalam bentuk butiran, dapat ditempatkan pada tisu atau jala)/ akar wangi.

Walau sekilas terlihat ada banyak poin yang perlu diikuti, kalau dibaca-baca lagi, ternyata tidak sulit kok untuk menjalaninya. Yang penting, dengan begitu, kain/baju batik kita akan awet dan tetap cantik. Yuk, kita rawat kain/baju batik kesayangan kita.

Sumber:

http://kitabbatik.com/index.php?opti...id=7&Itemid=55

http://www.tabloidnova.com

9 Tips Mudah Tidur

Sangat mengesalkan bila Anda sudah sangat ingin tidur, tapi mata tak juga mau terpejam. Apalagi, bila besok harus bangun pagi-pagi karena ada rapat atau kegiatan yang tak tak bisa ditinggal. Panik karena waktu sudah makin larut tapi Anda belum juga tidur, justru membuat tubuh enggan tidur.
Agar tidur terasa nyenyak, simak kiat berikut.

1.Pergilah ke tempat tidur hanya bila mengantuk.

2.Jangan makan, menonton, membaca atau melakukan kegiatan lainnya di tempat tidur.

3.Selalu bangun tidur tepat waktu, pada pukul berapa pun Anda pergi tidur. Karena, ini akan merusak jam biologis Anda. Toleransi sebaiknya tak lebih dari 1 jam. Bila Anda masih butuh tambahan waktu dan mengantuk di siang hari, tidurlah selama setengah jam.

4.Jangan minum kopi atau merokok minimal 5-6 jam sebelum tidur.

5.Hentikan kebiasaan minum minuman beralkohol.

6.Berolahraga yang teratur. Namun, sebaiknya dilakukan minimal 4 jam sebelum tidur. Olahraga berat membuat Anda ter

7.Lakukan relaksasi sebelum tidur untuk menghilangkan ketegangan dan melepaskan gangguan pikiran.

8.Jangan makan makanan berat di malam hari. Tapi juga jangan terlalu sedikit karena bisa lapar susah tidur. Makan berat akan menekan diafragma dan menyebabkan napas terganggu. Juga akan berpengaruh pada pembentukan hormon awet muda. Makanlah minimal 2 jam sebelum tidur. Kalau masih lapar, tambahkan susu. Makanan untuk membantu mengantuk antara lain kangkung, buah pala dan pisang.

9.Bila Anda bekerja dalam shift dan harus bekerja pada malam hari, Anda harus “mengubah” siang menjadi malam. Hindari cahaya, bunyi berisik dan apa pun yang bisa membuat Anda merasa berada di siang hari.