1. KONGRES I
Tanggal 22 Desember 1956 - 2 Januari 1957 di Decca Park, Jakarta,
dihadiri oleh 2300 Veteran dari seluruh Indonesia, mewakili lebih dari
sejuta Veteran yang aktif bertempur di seluruh wilayah Indonesia
memperjuangkan Kemerdekaan RI antara tahun 1945-1949. Semua organisasi
bekas pejuang bersenjata di seluruh Indonesia yang ikut kongres, sepakat
melebur dari dalam satu organisasi Legiun Veteran Republik Indonesia
(LVRI)
Tanggal 2 April 1957 Presiden Sukarno mengeluarkan Keputusan
Presiden RI No. 103 tahun 1957 Tentang "Legiun Veteran" yang menetapkan :
Terhitung mulai 1 Januari 1957 mengesahkan pembentukan Legiun Veteran
Republik Indoesia dan mengakui sebagai satu-satunya badan yang mewakili
kaum Veteran dalam hubungan dengan instanasi-instansi Pemerintah dan
organisasi-organisasi Veteran Internasional. Selain itu dianugerahkan
pula Panji-panji Kehormatan Veteran RI "Karya Dharma", dan ditetapkan
Kode Kohormatan Veteran RI "Panca Marga".
Dibentuk Badan Pekerja Pusat (BPP) LVRI periode 1957 - 1959 dipimpin Letkol R. Pirngadi.
Pada bulan Mei 1959 dibentuk Dewan Pleno LVRI, BPP LVRI dipimpin oleh Kol. Sambas Atmadinata.
LVRI menjadi anggota the World Veterans Federation. Tahun 1965 BPP LVRI dipimpin Letjen. M. Sarbini.
Undang-undang Veteran No. 15 tahun 1965 dicabut dan ditetapkan
Undang-undang No. 7 tahun 1967 tentang Veteran Republik Indonesia pada
tanggal 7 Agustus 1967. AD/ART LVRI diusulkan Kongres dan ditetapkan
dengan Keputusan Presiden (Psl. 18 (2) UU 7/67).
2. KONGRES II
Tahun 1968 di Jakarta. Dihadiri undangan Veteran Malaysia. Letjen TNI M. Sarbini Ketua Umum BPP LVRI 1968 - 1973.
3. KONGRES III
Tanggal 16-19 Desember 1973 di Gedung Veteran RI, Jakarta. DIhadiri undangan Veteran Korea, Filipina, dan Malaysia.
Delegasi Veteran Filipina dalam pidato sambutannya mengusulkan
pembentukan Organisasi Veteran ASEAN. Laksdya TNI O.B. Sjaaf Ketua Umum
LVRI 1973 - 1978.
4. KONGRES IV
Bulan Desember 1978 di Jakarta. Dihadiri undangan Veteran Thailand,
Malaysia, Singapura, dan Australia. Letjen TNI (Purn) Achmad Tahir Ketua
Umum LVRI 1978 - 1983.
Tanggal 19 Desember 1980 di Jakarta dideklarasikan pembentukan
Veterans Confederation of ASEAN Countries (VECONAC) oleh para Ketua
Veteran dari Indonesia, Filipina, Malaysia, Singapura, dan Thailand.
Letjen TNI (Purn) Achmad Tahir Ketua Umum LVRI sebagai Ketua / President
VECONAC I.
5. KONGRES V
Tanggal 14-18 Desember 1983 di Medan. Dihadiri undangan Veteran Belanda, Malaysia, Singapura, Thailand dan Taiwan.
Yayasan Gedung Veteran RI (YGVRI) ditetapkan sebagai anak organisasi
LVRI. Letjen TNI (Purn) Achmad Tahir Ketua Umum LVRI 1983 - 1988.
6. KONGRES VI
Tanggal 30 November - 3 Desember 1988 di Surabaya. Dihadiri undangan
Veteran VECONAC - Brunei Darussalam, Malaysia, Filipina, Thailand, dan
delegasi dari Taiwan, Amerika Serikat, Uni Soviet, Australia, dan
Belanda. Letjen TNI (Purn) Achmad Tahir Ketua Umum LVRI 1988 - 1993.
7. KONGRES VII
Bulan Nopember 1993 di Jakarta. Dihadiri undangan Veteran VECONAC dan negara-negara sahabat lainnya.
Dilaksanakan pula Executive Board Meeting VECONAC oleh utusan
Veteran Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Brunei
Darussalam. Letjen TNI (Purn) Achmad Tahir Ketua Umum LVRI 1993 - 1998.
8. KONGRES VIII
Tanggal 26-28 Maret 2002 di Jakarta. Letjen TNI (Purn) Purbo S. Suwondo Ketua Umum LVRI 2002 - 2007
9. KONGRES IX
Tanggal 25-29 Maret 2007 di Kartika Chandra, Jakarta. Pemilihan
Ketua Umum secara langsung yang pertama. Dan terpilih Letjen TNI (Purn)
sebagai Ketua Umum DPP LVRI periode 2007 - 2012.
S U M B E R
Agustus 10, 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar