Desember 31, 2011

Tips Move On Saat Masih Mencintai Mantan

 Putus dengan pria yang masih sangat Anda cintai memang sebuah tantangan hidup yang menyulitkan. Anda mungkin akan terjebak dalam kesedihan dan patah hati yang mendalam.

Sisi baiknya, proses putus cinta dapat membuat Anda menjadi pribadi yang baru dan lebih berkembang. Ambil beberapa langkah berikut ini untuk membuat Anda lebih kuat melewati putus cinta karena masih memiliki rasa pada sang mantan, seperti dirangkum dari eHow.

1. Menangislah
Hati manusia tidak terbuat dari baja, yang tidak merasakan apa-apa saat disakiti. Di minggu-minggu awal setelah putus, Anda mungkin akan merasa sedih dan kesepian. Menangislah, bila itu membuat Anda merasa lebih baik. 'Nikmati' kesendirian dengan berdiam di kamar sambil memutar lagu-lagu romantis. Tapi ingat, jangan hanyut dalam kesedihan yang berlarut-larut.

"Waktu ideal untuk mengatasi sedih dan sakit hati karena putus cinta maksimal 4 bulan. Lebih dari itu, Anda harus coba lebih keras lagi untuk keluar dari kesedihan," saran Psikolog Alexander Sriewijono.

2. Apa yang Anda Inginkan?
Tanyakan pada diri Anda, apa yang Anda inginkan lima tahun kedepan? Mengetahui keinginan Anda di masa depan dapat membuat pikiran Anda terbuka dan mengesampingkan perasaan sedih Anda. Pikirkan juga hubungan yang seperti apa yang Anda ingin jalankan nanti. Anda juga perlu memikirkan, bagaimana kehidupan Anda nantinya jika harus mempertahankan kekasih Anda? Namun ingat, jangan membayangkan seolah si dia telah berubah.

3. Hindari Mantan Anda
Setelah putus terkadang mantan kekasih masih sangat sulit untuk dihindari, namun jika masih mengetahui keadaannya dan masih berhubungan malah memperpanjang penderitaan Anda. Terkadang, benar-benar hilang dari hidupnya adalah keputusan yang terbaik. Singkirkan barang-barang kenangan Anda dan bersama si mantan, jangan dengarkan lagu-lagu yang sering diputar bersama mantan.

Jika perlu, hapus Facebook dan Twitter. Anda juga perlu menghapus instant messengernya seperti Blackberry Messenger atau Yahoo Messenger dan nomor teleponnya untuk menyingkirkan keinginan menghubunginya.

4. Mengalihkan Perhatian
Alihkan perhatian Anda dengan hal-hal yang Anda sukai, seperti membaca buku atau mengikuti kursus-kursus. Hubungi teman-teman lama Anda dan ajak mereka pergi. Semakin sibuk Anda, semakin Anda bisa melupakannya.

sumber : wolipop.com

0 komentar:

Poskan Komentar